Andre Tenggelam di Danau Taman Rusa

TINGGAL KENANGAN: Foto Andre Kurniawan saat masih hidup. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

Korban Dikenal Periang dan Humoris

PURWAKARTA-Andre Kurniawan (13), Siswa Kelas 6 SDN 2 Ciwareng, Warga Desa Ciwareng Rt 02/04 Kecamatan Babakan Cikao Purwakarta, harus meregang nyawa akibat tenggelam di danau buatan, Sabtu (23/2). Lokasi tersebut, rencananya akan dibangun Taman Rusa, sebuah kawasan wisata baru, yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Ibunda Almarhum Andre, Nani Martini(31) kepada Pasundan Ekspres Minggu (24/2) menuturkan, Sabtu siang itu karena sedang libur sekolah, Andre Kurniawan pergi bermain atas ajakan teman teman sebayanya. Kala itu sang Ibu tak menyadari bahwa kepergian Andri bermain untuk berenang. “Terus terang pa, saya merasa kecolongan. Saya kira bermainya bukan mau berenang, eh gak tahunya renang,” Terang Nani Martini dengan wajah sendu.

“Perginya ya sih sehabis dzuhur, karena hari Sabtu itukan hari libur. Selang dua jam setelah kepergianya, saya mendapat kabar, Andre meninggal sekitar pukul 14.00 WIB,” imbuh Nani.
Mendapati kabar anaknya meninggal, ibu muda ini langsung histeris. Sementara suaminya, (ayah Andre, red) bernama Uri Suryana dikabarkan pingsan saat mendengan kabar tersebut. Uri Suryana berprofesi sebagai awak angkutan umum di seputaran Kota Purwakarta. Jasad Andre Kurniawan usai dibawa pulang ke rumah kontrakan kedua orang tuanya, lalu dimakamkan dipemakaman umum Sabtu sore, di bawah guyuran hujan lebat.

“Kami sekeluarga menerima kepergian Andre Kurniawan dan jasadnya tak divisum, karena ini murni musibah. Lagian saya kasian sama Andre Kurniawan kedinginan, makanya sorenya langsung dimakamkan,” ungkap Nani.

Mengenai biaya pemulasaraan jenazah, sudah ditanggung pihak pengelola wisata Taman Rusa. “Biaya pemulasaraan jenazah dan hingga nanti usai tahlil hari ke tujuh, sudah dijamin pihak pengelola wisata,” terangnya.

Andre Kurniawan dikenal sebagai anak, rajin dan humoris. Dihubungi ditempat terpisah, Kepala Sekolah SDN 2 Ciwareng Irianingsih SPd MPd membenarkan Andre Kurniawan adalah anak didiknya. “Iya betul, Andre Kurniawan siswa kami yang duduk di kelas VI, dan rencananya mulai bulan depan akan ikuti try out (TO) ujian sekolah tingkat kecamatanm” kata Irianingsih, yang kebetulan ada disekolah, karena ada pekerjaan perbaikan sekolah.

BACA JUGA:  Hindari Pemotor, Mobil Pekerja Patimban Terperosok ke Sawah

Disebutkan Irianingsih, sehari sebelum Andre dikabarkan meninggal karena tenggelam, Andre berkali kali, mengajak wali kelasnya, Ibu Atik untuk makan bakso bareng. “Andre ini periang dan dikenal dekat dengan rekan dan guru gurunya,” sambung Irianingsih.

Saat mendengar Andre Kurnkawan meninggal, teman dan gurunya yang tinggal sekitar rumah kontrakanya, datang menjenguk dan mengantarkan jenazah Andre ke tempat peristirahatanya yang terakhir. Kepada para orang tua siswa khususnya kelas VI, Irianingsih berpesan, agar selalu menjaga anak anaknya. Mengingat waktu TO sudah dekat.
“Tapi siapa yang menyangka, toh namanya usia, sudah menjadi suratan takdir, Andre yang kita kenal humoris, harus pergi lebih cepat di usianya yang masih kanak kanak,” tandasnya.(dyt/vry)