Depresi, Pemuda 22 Tahun Gantung Diri Gunakan Tambang Jemuran

KALIJATI – Diduga mengalami depresi, Saeful Ramdani (22), warga Desa Tanggulun Barat, Kecamatan Kalijati, tepatnya di Kampung Karajan, RT03/01 ditemukan gantung diri tadi malam (17/6).

Mayat Saeful ditemukan oleh kakaknya yang bernama Naspil di belakang rumahnya. Tidak ada kecurigaan sebelumnya bahwa adiknya itu akan melakukan bunuh diri. Senin sore, menurut Naspil, adiknya itu terlihat biasa-biasa saja.

“Memang almarhum ini mengalami gangguan jiwa, kemudian sebelumnya ya seperti biasa saja, tidak menduga akan melakukan bunuh diri,” jelasnya pada Pasundan Ekspres, Selasa (18/6).

Naspil juga menambahkan, jika semalam di Tanggulun Barat sedang mengalami pemadaman listrik bergilir. Setelah listrik menyala, Naspil mencari adiknya karena tidak ada di rumah, dan ditemukan di belakang rumah sudah dalam posisi tergantung dengan menggunakan tambang jemuran.

“Mati lampu awalnya, saya belum sadar adik saya gak ada di rumah saat mati lampu, ketika menyala baru saya ngeuh kalau adik saya gak ada. Saya cari, ditemukan di belakang, sudah dalam posisi tergantung,” pungkasnya.(idr/man)