Gelar Wasbang, Bupati Minta FKPAI Aktif Kembangkan SDM

WAWASAN KEBANGSAAN: Kapolres Purwakarta AKBP Matrius saat menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan di hadapan para Penyuluh Agama Islam. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Purwakarta diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Purwakarta, khususnya melalui pembinaan di bidang agama.

Hal tersebut disampaikan Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika SE saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bagi Penyuluh Agama Islam Non-PNS yang digelar di Hotel Intan Purwakarta, Jalan Basuki Rahmat, Sindangkasih, Purwakarta, Kamis (18/7).

“Purwakarta telah sukses membangun infrastruktur. Ini harus dibarengi dengan peningkatan SDM-nya. Ada pun FKPAI yang kesehariannya terjun langsung di tengah masyarakat, diharapkan turut berperan aktif membantu Pemda meningkatkan SDM masyarakat Purwakarta,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta H Tedi Ahmad Junaedi. Dirinya menyebutkan, baru kali ini FKPAI menggelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan dihadiri jajaran Muspida Purwakarta mulai dari Bupati , Kapolres, Dandim, dan perwakilan Kejari.

“Mudah-mudahan semakin memotivasi para Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan spesialisasinya masing-masing. Terlebih saat ini tengah terjadi krisis tabayun. Ini tantangan yang harus bisa diatasi para Penyuluh Agama Islam,” kata Tedi.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius menyebutkan, wawasan kebangsaan yang saat ini diberikan kepada para penyuluh agama tujuannya satu, yakni menyamakan persepsi bahwa kita Bangsa Indonesia adalah satu kesatuan yang harus bersama-sama membangun Indonesia untuk mencapai sila ke-5 Pancasila. “Di mana salah satu faktor yang harus dibangun tersebut adalah Sumber Daya Manusia,” kata Kapolres.

Senada diucapkan Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho. Dirinya mengatakan, para Penyuluh Agama Islam ini memiliki peran sebagai guru dan pengasuh di masyarakat. “Mereka dapat menjaga kerukunan umat, menangkal berita hoax, hingga mengantisipasi terjadinya radikalisme,” ucap Dandim.
Ditemui di sela kegiatan, Ketua FKPAI Kabupaten Purwakarta H Eep Supriyadi S.Sos menyebutkan, pembekalan Wawasan Kebangsaan bagi Penyuluh Agama Islam sejalan dengan satu dari delapan spesialisasi FKPAI, yaitu menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Kami siap membantu pemerintah daerah menjaga kekondusifan di masyarakat. Menangkal berita hoax, ujaran kebencian, penistaan simbol negara, serta menanamkan kesadaran kepada masyarakat jika kita ini adalah Indonesia dengan segala keberagamannya,” kata Eep.(opl/add/vry)