Hari Bhayangkara Ke-73, Kapolres Purwakarta Cium Tangan Anggotanya yang Purnabakti

TANDA HORMAT: Kapolres Purwakarta AKBP Matrius tak segan mencium tangan anggotanya yang telah memasuki masa pensiun di sela prosesi Wisuda Purnabakti yang digelar di Mapolres Purwakarta. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius tak segan mencium tangan anggotanya yang telah memasuki masa pensiun di sela prosesi Wisuda Purnabakti yang digelar di Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, Rabu (3/7). Sontak, suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan dan pemberian tanda kasih bagi empat personel yang terdiri dari dua anggota polisi dan dua PNS Polri itu. Keempatnya pun tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

LAPORAN: ADAM SUMARTO, Purwakarta

Suasana tersebut juga terasa pada saat prosesi Pedang Pora. Sesekali, keempatnya tampak menyeka air mata. Beberapa anggota polisi yang ikut hadir pada prosesi itu juga tak luput dari keharuan.

Setelah melewati prosesi pedang pora, para personel Polres Purwakarta yang pensiun ini kemudian diarak menggunakan delman. “Ini tanda penghormatan kita, anggota Polres Purwakarta, kepada para senior yang tahun ini selesai masa tugasnya. Kegiatan ini juga sebagai ucapan terima kasih atas pengabdian mereka selama bertugas,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, saat ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, purnatugas atau wisuda bagi anggota Polri ini artinya mereka adalah orang-orang yang berhasil melaksanakan tugasnya. Sehingga, perlu adanya kebanggaan bagi mereka saat wisuda ini. “Ketika dulu dilantik jadi polisi ada upacara, pun halnya saat memasuki masa purnabakti ini,” ujarnya.

Satu per satu purnawirawaan Polri ini naik ke atas delman didampingi istri. Mereka diarak mengelilingi Kota Purwakarta. Saat meninggalkan halaman Mapolres Purwakarta, mereka juga mendapatkan penghormatan dari anggota Polres Purwakarta.
Kapolres menambahkan, pelepasan dilakukan dengan diarak menaiki delman untuk menghargai tradisi Sunda. “Delman ini kendaraan khas Sunda. Kami ingin melepas mereka dengan ciri khas kesundaan,” katanya.

Sementara itu, Suwarni yang telah berdinas menjadi PNS Polri selama lebih dari 26 tahun mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan Kapolres Purwakarta. Di tengah kesibukan, Kapolres masih menyempatkan untuk mempersembahkan acara seperti itu.
“Kami merasa terharu dengan prosesi seperti ini. Terimakasih Pak Kapolres, telah membuat acara seperti ini. Walaupun kami sudah pensiun, kita tetap bersaudara. Dan diminta atau pun tidak, kami akan senantiasa membantu Polri selama masih dibutuhkan,” kata Suwarni.

Sebelumnya, sebanyak 68 personel Polres Purwakarta, resmi naik pangkat, dalam upacara kenaikan pangkat periode 1 Juli 2019 yang dipimpin langsung Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, di halaman Polres setempat, Senin (1/7) lalu.

Pelaksanaan upacara kenaikan pangkat digelar bertepatan dengan HUT Ke-73 Bhayangkara, hal ini guna dijadikan momen untuk mengevaluasi diri serta meningkatkan etos kerja guna menjadi personel yang diharapkan masyarakat.

“Kenaikan pangkat, bukan hanya upacara seremonial belaka. Namun kenaikan pangkat merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi saudara dan seluruh keluarga,” ucap Matrius.

Ke-68 personel Polri itu, satu perwira mendapat kenaikan pangkat dari Aipda ke Aiptu, enam personel dari Bripka ke Aipda, 33 Brigadir ke Bripka, dan tiga personel dari Briptu ke Brigadir.

Selain itu, sebanyak 25 PNS Polres Purwakarta juga mendapat kenaikan pangkat. Di antaranya, satu orang dari Pengatur TK I ke Penda, delapan orang dari Penda ke Penda TK, 11 dari Pengatur ke Pengatur TK, dua orang dari Juru ke Juru TK I, dan tiga orang dari Jurda ke Jurda TK.

Usai upacara kenaikan pangkat kemudian dilanjutkan dengan istighosah sebagai bentuk syukur atas kenaikan pangkat yang diterima ke-68 anggota yang digelar di Masjid As-Syifa Polres Purwakarta di hari yang sama. Hadir sebagai penceramah pada istighosah tersebut Pimpinan Pontren Al-Hikmah KH Dadan Ahdan M.Ag.(*/vry)