Ibu dan Anak Meninggal Dunia Ditabrak Tronton di Jalur Pantura Subang

PAMANUKAN– Kecelakaan di Jalur Pantura tepatnya di Pamanukan Sebrang Kecamatan Pamanukan telan korban jiwa. Akibat sang suami Yanto (23) lengah saat menyebrangkan motornya, istri Iis dan anaknya inisial A (5)  yang ia bonceng menjadi korban. Keduanya tewas tertabrak tronton, Rabu (5/2) pukul 19.30 WIB. Sementara Yanto terluka parah.

Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan mengatakan, kronologi kejadian tersebut diawali sepeda motor yang dikendarai oleh Yanto (23) warga Kampung Kebon Jaya RT01/RW01 Desa Mundusari, bersama anak dan istrinya, hendak menyebrang namun pengendara motor tersebut tidak melihat kendaraan lain.

“Motor ketika meyebrang tertabrak langsung oleh Truck tronton L 9107 UO yang dikendarai Ngasirin (45) warga Dusun Japeledok RT. 01/01 Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta menyebut jenazah bersama korban lainnya dibawa ke RS PMC Pamanukan.

“Jenazah dibawa ke PMC, korban luka berat juga dibawa kesana,” ucapnya.

Selanjutnya, kejadian kecelakaan ini, tengah di tangani Unit Lantas Polsek Pamanuka, dan Unit Laka Lantas Polres Subang, dan saat ini, kendaraan tronton termasuk Sopir di amankan di Mapolsek Pamanukan Subang.

Dari informasi yang dihimpun, anak korban A (5) meninggal di RS PMC. Jenazah Iis dan anaknya saat ini hendak dibawa ke rumah duka. Sedang Yanto, yang alami luka berat masih menjalani perawatan di RS PMC Pamanukan.(ygi/man)