Isi Kekosongan Posisi Bupati, Belum Diputuskan Pjs atau Plh

SUBANG-Pemda Subang tengah mempersiapkan proses administrasi jelang akhir masa jabatan bupati Subang periode 2013-2018. Termasuk persiapan pelantikan bupati terpilih periode 2018-2023.

Kabag Pemerintahan Setda Subang, Nana Mulyana mengatakan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengen pemerintah provinsi dan pusat berkaitan dengan akan berakhirnya masa jabatan bupati periode 2013-2018.

“Yang pasti kita terus koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat karena masa jabatan bupati akan segera habis, dan termasuk kita koordinasi berkaitan dengan pelantikan bupati terpilih,” ungkap Nana kepada Pasundan Ekspres, Jumat (7/12).
Dia mengatakan, berakhirnya masa jabatan bupati periode 2013-2018 pada tanggal 19 Desember 2018. Kurang dari dua minggu lagi Ating harus mengakhiri masa jabatannya.

Nana menyebutkan, apakah setelah masa jabatan Ating akan ada pejabat sementara (Pjs) atau pelaksana harian (Plh) akan ditentukan setelah rapat yang digelar Senin (11/12).

“Nanti kita akan bahas apakah ada Pjs atau Plh, yang pasti saat ini belum ada keputusan,” katanya.

Adanya Pjs atau Plh ini untuk mengisi kekosongan posisi bupati. Mengingat rencana pelantikan bupati dilakukan pada 30 Desember 2018. Namun kata Nana, tanggal tersebut pun belum pasti.

“Mengenai pelantikan pun tanggalnya sampai saat ini belum pasti, makanya akan dilakukan pembahasan pada Senin depan,” ungkapnya.

Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim menuturkan, akhir masa jabatannya sesuai dengan aturan sampai dengan 19 Desember 2018. Ia akan patuh menyelesaikan tugasnya sesuai dengan apa yang telah diamanahkan.

“Akhir masa tugas saya sampai dengan 19 Desember 2018 itu sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Kepada bupati dan wakil bupati terpilih ia berharap bisa melanjutkan pembangunan yang selama ini diperjuangkan. Ia optimis pembangunan akan dilakukan secara berkisanambungan.(ysp/man)