Kerjasama Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan dengan Petani Subang

PENJUALAN REMPAH: Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi (kanan) secara simbolis memberikan tanaman sereh wangi kepada Kades Cikadu Wawan, Selasa (29/1) di Desa Cikadu. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

Rempah di Tiga Desa Akan Diekpsor ke Singapura

Kabar gembira bagi para petani, Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan resmi menjalin kerjasama perdagangan rempah-rempah dengan pengusaha Singapura dan Malaysia. Penandatangan kerjasama dilakukan di Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Selasa (29/1).

LAPORAN: YUSUP SUPARMAN, Subang

Dalam kerjasama ini melibatkan masyarakat terutama petani di Cikadu, Cirangkong dan Bantarsari untuk melakukan budidaya tanaman rempah-rempah. Hasil tanam tersebut akan didagangkan langsung ke pengusaha Singapura dan Malaysia.

Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi mengatakan, kerjasama ini menjadi titik awal bagi para petani desa untuk mengembangkan hasil taninya hingga menjalin kerjasama langsung dengan pengusaha luar negeri.

“Ini akan menjadi rule model bagi desa-desa lain, bagaimana petani bekerjasama langsung dengan pengusaha luar negeri,” ungkap Evi kepada Pasundan Ekspres.

Dia mengatakan, para petani akan menanam lada dan sereh wangi. Tanaman tersebut dikelola di lahan sekitar 500 hektar. “Untuk tiga desa kita akan coba di 500 hektar terlebih dahulu,” ujarnya.

Staf Kantor Kepresidenan, Aryani Jalal yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kerjasama yang dilakukan LAK Galuh Pakuan dengan pengusaha Singapura dan Malaysia.
“Ini salah satu inisiatif yang bagus murni peran dari LAK Galuh Pakuan beserta masyarakat yang tentunya sangat diharapkan oleh pemerintah,” ungkap Aryani.

Dia mengatakan, kerjasama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia. Pemerintah akan berusaha memfasilitasi.

Kepala Desa Cikadu, Wawan mengatakan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan masyarakat Desa Cikadu mendapatkan manfaat berupa kesejahteraan.

“Selain itu juga dengan adanya kerjasama ini bisa mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan,” ujarnya.
Sukab masyarakat Desa Cikadu berharap setelah penandatangan kerjasama ini para petani bisa langsung menanam rempah-rempah. “Kalau masyarakat di sini mendukung selama itu memberikan manfaat,” ujarnya.(*/man)