Komunitas Gowes Purwakarta Dukung Pemberantasan Narkoba

PURWAKARTA-Komitmen Sat Res Narkoba Polres Purwakarta untuk selalu menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di mana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun, benar-benar dibuktikan.

Pada akhir pekan ini, yakni dua hari berturut-turut, Sabtu (9/3) dan Ahad (10/3), Sat Res Narkoba Polres Purwakarta memanfaatkan momen berkumpulnya massa untuk sosialisasi bahaya narkoba.

Sabtu (9/3) pagi, Tim Sat Res Narkoba Polres Purwakarta berbaur dengan ribuan santri yang menghadiri Estafet Pataka Relay Millennial Road Safety Festival di Lapangan Sahate.

Tim yang dikomandoi Bripka Asep Harman dan Bripka Firmansyah K SH ini melakukan aksi door to door, mendatangi kumpulan santri seraya memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan mengajak para santri memerangi penyalahgunaan narkoba.

Ada pun pada Ahad (10/3), di tempat yang sama juga digelar kegiatan Gowes Bersama yang diikuti 3.500 peserta. Kali ini tim ikut menjadi peserta pada kegiatan gowes tersebut. Meski begitu tak mengendurkan semangat menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tim yang turun terdiri dari Iptu Rudiyanto SH, Bripka Asep Harman, Bripka Agus A SH, Bripka Yayan Heryana, Bripka Sigit Sontani, Bripka Firmansyah K SH, dan Bripda Tanja H.

Dikonfirmasi terkait dua kegiatan tersebut, Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo SH menyebutkan, sosisalisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan berbagai cara.

“Bisa indoor, outdoor, hingga strategi door to door seperti ini, di mana tim kami mendatangi langsung sasaran yang hendak disosialisasi,” kata Heri saat ditemui di ruang kerjanya.

Ditegaskan Heri, seluruh anggota Sat Res Narkoba Polres Purwakarta mindsetnya sudah terbentuk bilamana ada kesempatan untuk melakukan sosialisasi maka dilakukan saat itu juga.

“Seperti hari ini dan kemarin, di mana ribuan massa berkumpul. Ini menjadi kesempatan emas untuk sosialisasi,” ucapnya.

Ada pun berbagai materi yang disampaikan, kata Heri, di antaranya, memberikan pemahaman tentang pengertian narkoba dan memberikan contoh jenis-jenis narkoba yang ada di Indonesia.

“Tim juga menjelaskan efek dan dampak negatif narkoba bagi penggunanya, serta hukum yang mengatur tentang narkoba, termasuk ancamannya,” ujarnya.

Tak lupa, kata Heri, tim juga mengajak kepada seluruh komunitas goweser untuk bekerja sama dengan Polres Purwakarta untuk aktif memerangi peredaran gelap narkoba.

“Komunitas gowes ini bisa ikut serta menjadi agen mendukung gerakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba,” ucapnya.(add/man)