M. Aaron Annar S : Ada Pelabuhan, Masyarakat Harus Ambil Peluang Usaha

TEMUI RELAWAN: Caleg DPR RI Partai Nasdem M Aaron Annar saat menemui para relawan di wilayah Pamanukan, Senin (7/1). YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Caleg DPR RI dari Partai Nasdem M. Aaron Annar S mengunjungi wilayah Pantura di Kecamatan Pamanukan untuk bertemu para relawan Jl Husein Kertadibrata No. 1 Pamanukan Hilir, kemarin (7/1).

LAPORAN: YOGI MIFTAHUL FAHMI, Pamanukan

Dalam kesempatan tersebut Aaron sapaan akrabnya, kembali menyampaikan sejumlah gagasan mengenai ekonomi dan kewirausahaan di Pamanukan. Sebab ia melihat, Pamanukan dan sekitarnya bisa menjadi wilayah ekonomi baru dengan adanya Pelabuhan Patimban.

“Latarbelakang saya memang di bidang ekonomi di wirausaha. Jadi saya mau di sini masyarakat sekitar ini bisa jadi pemain, masyarakt di sini bisa jadi pengusaha baru, anak-anaknya bisa jadi pengusaha muda baru,” ucap Aaron saat diwawancarai Pasundan Ekspres.

“Tugas saya di legislasi nanti mau mendorong RUU Kewirausahaan, menciptakan ekosistem itu bisa kondusif untuk orang berusaha,” jelas Aaron yang merupakan lulusan Master of Business Queensland University of Technology Brisbane, Australia ini.

Sebab jika didukung iklim usaha kondusif serta produk hukumnya, diharapkan dapat mempermudah akses permodalan, akses pelatihan serta jaringan untuk orang bisa berwirausaha di Subang.

Aaron juga menuturkan bahwa ia juga telah menyiapkan ide untuk pendampingan program pemerintah mengenai BUMDes. Sebab ia mengingnkan lahirnya wirausaha muda baru dari Desa dan bergerak melalui BUMDes.

“Jadi melalui BUMDes itu nanti kita damping dan dukun program pusat hingga daerah untuk ciptakan wirausaha baru di sini, karena potensinya besar,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan akan melakukan sinkronisasi kebijakan antara pusat, provinsi serta kebijakan di Kabupaten mengenai pengembangan ekonomi dan kewirusahaan. “Nanti juga saya akan dukung kebijakan dari Gubernur terus Bupati Ruhimat juga dalam kaitanya dengan ekonomi,” jelas Aaron.(ygi/man)

BACA JUGA:  Rieke Diah Pitaloka: Ini Bukan Perang Antar Agama