Minimalisir Kelelahan, Petugas PPK dan Keamanan Jalankan Pemeriksaan Kesehatan

CEK KESEHATAN: Petugas KPPS Kalijati, ketika diperiksa kesehatannya oleh tim medis. INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

Banyak menelan korban jiwa dalam Pemilu, membuat petugas kesehatan di setiap puskesmas diterjunkan untuk cek setiap kesehatan para petugas. Baik penyelenggara maupun pengamanan dari Polri dan TNI diperiksa kesehatannya, setelah diporsir selama lima hari.

LAPORAN: INDRAWAN, Kalijati

UPTD Puskesmas Kalijati memeriksa seluruh petugas penyelenggara, maupun pengamanan Pemilu 2019 di tingkat kecamatan, sejak Minggu (21/4) malam pukul 21.00 sampai sekarang. Hal tersebut dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya hal yang tidak diharapkan kembali terjadi. Apalagi beberapa petugas TPS atau keamanan yang meninggal dunia, rata-rata disebabkan kelelahan.

Ketua UPTD Puskesmas Kalijati Asep Supriyatna menjelaskan, upaya tersebut, sejak sebelum penyelenggaraan pemungutan suara berlangsung telah dikoordinasikan, dalam beberapa rapat di Dinas Kesehatan dan dalam Minggon Kecamatan.

“Pemilu adalah hajat besar negara. Mau tidak mau pasti juga melibatkan seluruh elemen negara. Tidak hanya penyelenggara saja, Puskesmas sebagai ruang kesehatan publik juga diminta andil. Kami hanya menjalankan tugas, sesuai dengan Tupoksi, memeriksa kesehatan,” jelasnya.

Hingga saat ini, para PPK masih melaksanakan tugasnya menghitung suara perolehan setiap PPS. Menurut data Bawaslu Subang sudah ada sekitar 3 orang petugas TPS yang meninggal dunia. Pertama, atas nama Ayu Widiawati, Pengawas TPS di Desa Parigi Mulya, meninggal karena kelelahan. Kedua, Iip Saepudin, Pengawas TPS Desa Pakuhaji Cisalak, meninggal karena kecelakaan saat mengantarkan hasil pengawasan di TPS. Ketiga, Jalal Tastari, petugas TPS Desa Sukamandijaya Ciasem, meninggal dunia karena kelelahan dan jatuh sakit.

Camat Kalijati Lukita Harjana mengungkapkan, jika pemeriksaan tersebut sudah menjadi agenda dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 di tingkat kecamatan, guna meminimalisir kelelahan para petugas saat melaksanakan rekapitulasi surat suara.

“Kita prihatin mendengar beberapa petugas TPS yang tewas karena kelelahan. Saya sebagai pribadi, tentu saja tidak mau jika harus ada kejadian macam itu. Maka dari itu, kami meminta pada pihak Puskesmas untuk memeriksa semua kesehatan petugas. Jika nanti ada temuan, maka akan ada tindakan lanjutan sebagai pengobatan secara medis,” jelas Lukita.

BACA JUGA:  BPJS Warga Miskin Akan Ditanggung Pemda

Sama halnya dengan Kecamatan Kalijati, Kecamatan Purwadadi juga melakukan hal yang sama. Para anggota TNI/Polri menjalankan pemeriksaan kesehatan berupa tensi darah. Selain itu juga diikuti Panita Pemilihan Kecamatan (PPK), Panwascam, PPS se-Kecamatan Purwadadi, dan para saksi Partai Politik.

Camat Purwadadi Asep Sopandi mengungkapkan, pemeriksaan ini adalah salah satu kegiatan atau pemeriksaan bagi para petugas yang sedang bertugas. Baik dari TNI, Polri, atau pun Petugas PPK dan Panwascam Subang, karena dikhawatirkan kelelahan atau ngedrop karena bertugas untuk rekapitulasi surat suara.

“Kegiatan ini untuk pemeriksaan kondisi para anggota TNI/Polri, para petugas PPK, Panwascam, PPS, dan para saksi partai. Agar selalu sehat dalam menjalankan tugas. Saya sarankan bagi para anggota yang bertugas agar bisa beristirahat yang cukup. Supaya nantinya bisa menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga kondusivitas bisa terjaga dengan baik,” Tukas Asep.(*/vry )