Penutupan Klasterisasi Petani Mangga, Mangga Bisa Diolah jadi Produk Bernilai Lebih

KEMBANGKAN USAHA. PT PNM Cabang Subang bersama petani Mangga untuk pengembangan kapasitas usaha.

Guna meningkatkan pengembangan kemampuan manajemen usaha, PT Permodalan Nasional Madani Cabang Subang mengadakan penutupan pelatihan klasterisasi Petani Mangga di RM. Sambelada Haurgeulis Indramayu, Rabu (24/10). KIni mereka memiliki wawasan baru tentang olahan mangga.

LAPORAN: VERY KUSWANDI, Subang

PELATIHAN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian petani di bidang hasil olahan mangga di Subang. Penutupan pelatihan klasterisasi Mangga dihadiri 50 orang Peserta.

Hasil pertanian di wilayah Haurgeulis, Kroya, Gantar, Anjatan dan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu, menjadi sumber penghasilan utama di wilayah tersebut salah satunya hasil pertanian Mangga. Dibalik proses penjualan Mangga, tersimpan potensi dan peluang untuk pengembangan yang lebih lanjut sehingga diharapkan bisa memberikan nilai lebih secara ekonomi.

Potensi pengembangan dapat dilakukan dengan cara mengolah sebagian mangga menjadi olahan makanan maupun minumam yang dapat memberi nilai lebih yang dapat meningkatkan pendapatan para petani. Bahkan bisa dijadikan sebagai produk unggulan daerah setempat.

Kepala PT. PNM ULaMM Cabang Subang, Mukti Subarnas mengatakan, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan nasabah dalam hal manajamen usaha yang didapat dari narasumber, maupun dari tukar pengalaman sesama peserta. “Diharapakan para nasabah dapat meningkatkan pengetahuan dan keahliannya di bidang manajemen keuangan, peningkatan kualitas mangga, pengembangan efisiensi dan efektifitas hasil panen, sehingga terbentuknya petani mangga yang professional, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam bidang usaha serta memberikan modal intelektual berupa motivasi berwirausaha dan pengembangan usaha bagi nasabah dan PNM,” ungkapnya.

Pelatihan menghadirkan narasumber yaitu Budiman Al Iman M.Si. Motivator TRASTCO dan Psikolog Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Pada kegiatan ini, PNM Cabang Subang bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian UPTD Kecamatan Haurgeulis Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu.

“Program pengembangan kapasitas usaha melalui pelatihan dan pendampingan kepada Nasabah PNM Cabang Subang merupakan salah satu realisasi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diperuntukan bagi UMKM. PNM tidak hanya memberikan pembiayaan usaha, namun juga disertai dengan pendampingan dan jasa manajemen,” tandasnya.

Tentang PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan, yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang khusus memberikan pembiayaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang disertai dengan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).

Program PKU memberikan pelatihan, pendampingan serta jasa menajemen kepada nasabah ULaMM yang disesuaikan dengan kebutuhan para nasabah, program ini menjadi keunggulan PNM yang membedakan dengan lembaga pembiayaan lainnya.

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan produk pembiayaan usaha yang diberikan kepada kelompok perempuan prasejahtera produktif pelaku usaha ultra mikro.
Saat ini PNM memiliki 2444 kantor layanan, yang terdiri dari 63 kantor cabang PNM, 624 kantor layanan ULaMM dan 1.757 kantor cabang Mekaar.(adv/vry)