PT SEA Akui Nihil Hasilkan Pendapat Asli Daerah

BELUM BERKEMBANG: General Manager PT SEA, Guntur Setiawan memberikan keterangan mengenai usaha yang dijalankan oleh PT SEA. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

Bisnis Migas Tidak Instan, 2020 Janji Hasilkan Pendapatan

SUBANG-PT Subang Energi Abadi (SEA) mengakui sejak berdiri tahun 2014 hingga 2019 belum memberikan kontribusi kepada Pemda Subang berupa Pendapat Asli Daerah (PAD).

Dasar hukum berdirinya BUMD itu Perda No 9 Tahun 2013. Berdasarkan Pasal 3 a tujuan adanya PT SEA yaitu peningkatkan PAD. Namun lima tahun lamanya, tujuan tersebut belum tercapai.
General Manager PT SEA, Guntur Setiawan mengakui hal tersebut. Namun ia menjanjikan tahun 2020 akan memberikan kontribusi berupa PAD. Untuk jumlahnya sendiri belum ditentukan.

Dia mengatakan, PT SEA bergerak dalam bidang migas sektor hilir. Selama lima tahun ini baru ada satu proyek yang dilakukan yaitu jaringan gas untuk rumah tangga (jargas) yang bekerjasama dengan Pertamina. Proyek tersebut dimulai 22 Maret 2017.

BACA JUGA:  Logistik dari KPUD Mulai Dipetakan, Perusahaan Diberi Surat Edaran

Tugas SEA dalam proyek tersebut yaitu mengelola operasional jargas tersebut hingga saat ini. Saat ini ada sekitar 4 ribu jaringan yang tersebar di Dangdeur dan Cidahu. Namun yang aktif 2.300 jaringan.

Dari usaha tersebut, PT SEA baru mampu menutupi biaya operasional seperti perawatan jaringan termasuk menggaji karyawan berjumlah 15 orang. Per bulan biaya operasional sekitar Rp30 juta.

“Untuk semua pembayaran itu langsung ke Pertamina bukan ke kami. Kita dapat dari Pertamina hanya uang operasional,” ungkap Guntur kepada Pasundan Ekspres ditemui di Kantornya, Jl. Darmodiharjo No.18 B3, Sukamelang, Kec. Subang, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu.