Jalankan Program Bedah Rutilahu, BAZNAS Sasar Rumah Warga Ujung Purwakarta

BEDAH RUTILAHU: Baznas Purwakarta didampingi jajaran Kecamatan Sukasari saat menyerahkan bantuan program Bedah Rutilahu di dua desa di Kecamatan Sukasari.ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES
BEDAH RUTILAHU: Baznas Purwakarta didampingi jajaran Kecamatan Sukasari saat menyerahkan bantuan program Bedah Rutilahu di dua desa di Kecamatan Sukasari.ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta memiliki program Bedah Rutilahu atau rumah tidak layak huni.

Sesuai namanya, program ini menyasar keluarga dengan tempat tinggal yang sudah tak layak huni.

Teranyar, Bedah Rutilahu Baznas menyentuh warga di ujung Kabupaten Purwakarta, yakni di dua desa di Kecamatan Sukasari.

Pertama, rumah milik Aas Permana di Kampung Cikahuripan, Desa Kertamanah. Kedua, rumah milik Aceng Warsa dengan alamat di Desa Sukasari.

Ketua Baznas Purwakarta Rika Ristiawati, M.E., mengatakan, bantuan rutilahu berupa stimulan sebesar Rp10 juta diberikan kepada Aas Permana yang kondisi rumah panggungnya sudah memprihatinkan.

“Stimulan dengan besaran yang sama kami salurkan juga kepada Aceng Warsa yang rumahnya terkena musibah longsor hingga harus direlokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Rika saat dihubungi melalui gawainya, Senin (19/9).

Rika mengungkapkan, mulai dari pihak kecamatan, desa hingga warga setempat turut ambil bagian dalam proses bedah rutilahu.

“Alhamdulillah, Pak Camat (Bayu Permadi, red) sangat mendukung program ini. Bahkan, beliau turut mendampingi Baznas hingga ke dua lokasi rutilahu,” ujarnya.

Rika mengungkapkan, untuk menuju lokasi rutilahu, ditempuh dengan kendaraan roda empat dan roda dua. “Alhamdulillah, atas instruksi Pak Camat, Kades setempat menyediakan sepeda motor. Jadi, mobil kami parkir di kantor desa diteruskan konvoi dengan sepeda motor,” ucap Rika.

Rika pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Baznas Purwakarta dalam mensejahterakan umat, khususnya program Bedah Rutilahu ini.

“Kami haturkan terimakasih juga kepada para muzakki dan munfik yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui Baznas Purwakarta. Sehingga, banyak masyarakat yang terbantu, semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda,” kata Rika.

Ke depan, Rika akan kembali mengaktifkan Gerakan Infak Seribu di sekolah-sekolah yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

“Insyallah, karena dampaknya cukup besar untuk program Bedah Rutilahu. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA akan kita gencarkan lagi gerakan ini,” ujarnya.

Bahkan, Rika juga berencana mengajukan permohonan kepada Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika untuk mengeluarkan

Surat Edaran agar masyarakat juga turut mendukung program Gerakan Infak Seribu.

“Tahun ini saja, data sementara, total ada 15 rumah yang tersentuh program Bedah Rutilahu. Kami juga terus mengajak mitra-Baznas untuk ikut bagian dalam program Bedah Rutilahu ini karena dampaknya nyata dan sangat bermanfaat bagi penerimanya,” ucap Rika.(add/sep)