Rahasia Sukses Ade Sukalsah Pimpin Samsat Subang

NGOPI BERPRESTASI: Kepala Bapenda Samsat Subang Ade Sukalsah saat ngopi di kantornya. Berhasil membawa Samsat Subang berprestasi tingkat Provinsi Jabar. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Inovasi dan Menyempatkan Ngopi Sehari Dua Gelas

Kopi bagi sebagian orang bisa jadi pelepas penat. Kembali meningkatkan konsentrasi di sela seabrek kesibukan. Itu pula yang dilakukan Ade Sukalsah. Meski sibuk, Kepala Bapenda Samsat Subang itu sering menyempatkan minum kopi.

LAPORAN: YUGO EROSPRI, Subang

Berkat hasil kerja Ade Sukalsah bersama staf, Bapenda Subang kini berhasil menjadi Bapenda Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) berprestasi dan mencapai target. Mengangkat Samsat Subang meraih juara tingkat provinsi.

Salahsatu rahasia sukses mantan ajudan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memimpin Samsat Subang yaitu fokus, inovasi dan selalu meluangkan waktu menikmati kopi. Minimal dua gelas sehari.

“Memang saya mengangkat Samsat Subang rangking ke 1 kategori biaya balik nama kendaraan dan ranking 2 pajak kendaraan di tingkat Provinsi Jawa Barat selama saya bertugas di sini,” ujar Ade.

Prestasi itu diraih berkat sejumlah strategi yang ia jalankan untuk meningkatkan pendapatan Samsat Subang. Di antaranya dengan menambah jumlah layanan berupa armada mobil samling (samsat keliling), menambah jam kerja outlet dan melakukan jemput bola kepada para pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraannya. “Kita terus kerja keras untuk mendapatkan pencapaian-pencapaian tersebut,” paparnya.

Sementara terkait hobi ngopinya, Ade menuturkan, berawal dari seringnya menderita darah rendah akibat kesibukan. Kemudian Ade melakukan treatment menaikan tensi darah dengan meminum kopi. Ternyata menjadi ketagihan.

“Awalnya saya memiliiki darah rendah sehingga sering merasa pusing. Ketika membaca buku tentang kopi maka saya coba treatment-nya dan mencobanya. Ternyata malah ketagihan,” jelasnya.

Kini dalam sehari dirinya minimal minum kopi dua gelas dan mengoleksi bermacam-macam kopi. Mulai dari kopi puntang, kopi khas Subang Bukanegara, kopi luar negeri dan lainnya.

Usai minum kopi, ia merasa meningkatkan kinerja dan kini malah membuat usaha kedai kopi di wilayah Bandung. “Saya sampai punya koleksi kopi dari bermacam daerah dan juga negara luar. Saya juga punya usaha kedai kopi di Bandung,” kata Ade.

Ade meniti karir panjang sebelum akhirnya menjadi Kepala Bapenda wilayah Subang. Memulai jadi ajudan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemudian menjadi humas di Bandung. Lalu saat ini ditugaskan menjadi Kepala Bapenda Samsat Subang.

Pria kelahiran Bandung, tahun 1980 tersebut setelah menjabat sebagai Kepala Bapenda Samsat Subang mengaku bisa lebih banyak meluangkan waktu dengan keluarga dibandingkan pekerjaan sebelumnya.

“Saat ini saya lebih banyak menghabisakan waktu dengan keluarga dan keluarga saat ini senang dan nyama. Kalau dulu banyak ke luar daerah atau penugasan ke luar negeri,” pungkasnya.(*/man)