Sidang Kasus Dugaan Korupsi Bimtek Fiktif, JPU: 45 Anggota DPRD Turut Menikmati

DENGARKAN DAKWAAN: Dua tersanka kasus dugaan korupsi dana Bimtek dan perjalanan dinas fiktif DPRD Purwakarta, Hasan dan Rifai mendengarkaan dakwaan dari JPU di Pengadilan Tipikor, Selasa (12/12). MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut 45 anggota DPRD Purwakarta ikut menikmati aliran dana dugaan kasus korupsi Rp2,4 miliar perjalanan dinas dan Bimtek fiktif tahun 2016.

Demikian terungkap dalam sidang di Pengadilan Negri Tipikor Bandung di jalan RE Martadinata di ruang Sidang 1, kemarin (12/12).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rendy Ahmad Fauzi SH dalam pembacaan dakwaan di hadapan hakim sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Daryanto, dengan anggota Sudira dan Marsidin Nawawi membacakan dakwaan bahwa, kerugian negara sebesar Rp2,4 miliar yang disangkakan kepada dua terdakwa juga diduga dinikmati 45 anggota DPRD Purwakarta.

Untuk membuktikan dugaan aliran dana bancakan tersebut, JPU dengan disepakati Hakim dan PH (pengacara hukum) pembela kedua tersangka, akan memanggil 196 saksi dengan 10 saksi awal pada sidang lanjutan pada Rabu pekan depan. “Kami akan hadirkan 10 saksi dari lingkungan sekertariat DPRD Purwakarta minggu depan,” jelas Rendy AF SH usai sidang.

Di tempat yang sama, pendamping hukum terdakwa U Hasan, Ojat Sudrajat SH berharap, saksi yang nanti dihadirkan oleh JPU bukan hanya saksi kunci. Melainkan juga saksi yang dapat meringankan terdakwa.