Tak Punya Dana, Bocah Berkelamin Ganda Butuh Bantuan Pengobatan

SEGERA DIOBATI: Bocah berkelamin ganda sekaligus mengidap tumor, Dunga Heri (2) akan segera diobati. Mendapat perhatian dari Caleg DPRD Noviyanti. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Orang tua Dunga Heri Putra (2) bingung, sebab anaknya mengalami hal yang berbeda dengan anak lainnya. Heri ternyata mengalami kelamin ganda tumor. Kondisi ekonomi yang kekurangan membuatnya tidak bisa berbuat banyak. Hanya berharap ada pihak yang membantu pengobatan Heri.

Orang tua Heri, Yani Sutiyani (41) warga Blok Karangmekar RT 64/RW 21 Kelurahan Cigadung mengungkapkan, anaknya memiliki jenis kelamin ganda sejak lahir. Tapi ketika buang air kecil tidak ada kendala. Ia tidak memiliki dana untuk melakukan operasi kelamin anaknya. “Sudah sejak lahir kelaminnya seperti itu. Ada keinginan untuk operasi tapi gak ada biayanya,” ujarya.

Saat didatangi Pasundan Ekspres, orang tua anaknya terisak menangis. Tetangganya pun prihatin dengan kondisi keluarga bocah tersebut. Padahal keluarga mereka tinggal di pemukiman yang tidak jauh dari kantor Kelurahan Cigadung.

Selain mengalami kelamin ganda, Heri juga mengidap tumor di perut sebelah kanan dari sejak bulan September 2018. Setiap hari semakin membesar dan sering kesakitan di malam hari. Kini tumor terus tumbuh sebesar kepalan tangan orang dewasa. Mengakibatkan Heri kurus karena tidak nafsu makan. “Sering nangis karena sakit, mungkin karena tumor tersebut,” ujarnya.

Dirinya sempat membawa heri ke Puskemas Subang dan dokter anak. Bahkan pernah membawa anaknya ke RSHS Bandung. Tapi selama ini kata dia, belum mendapat perhatian dari pemerintah. Ia pun meminta bantuan kepada tokoh masyarakat yang juga Caleg DPRD Subang Noviyanti.

“Gak ada perhatian pemerintah, padahal saya sangat membutuhkannya. Untungnya ada Bu Novinyanti ini yang selalu mengantar dan membiayai pengobatan anak saya sampai sekarang,” tandasnya.

Sementara Caleg DPRD Noviyanti Maulani mengatakan, dirinya sangat berempati dengan kondisi anak yang memiliki kelamin ganda dan mengidap tumor. Ia mendapat informasi kondisi Heri dari ibu si anak kemudian dirinya langsung membawa ke dokter sepesialis anak agar bisa diketahui dan juga diobati.
“Seteleh mendapat kabar dan aduan dari ibu anak, saya lansgung bergerak karena terus terang ini sangat vital dan harus segera ditangani,” ujarnya.

Sementara Ketua RW 21 blok Karang Mekar Keluarahan Cigadung Subur Setio menambahkan, dirinya berterimakasih kepada Noviyanti karena telah membantu pembiayaan Heri sejak awal mengalami sakit. “Setau saya belum ada yang datang dari pihak Pemda Subang atau dinas terkait,” katanya.

Ayahnya, Heri Suheri (53) mengatakan, dirinya hanya bekerja sebagai tukang bangunan serabutan dan kesulita untuk mengobati anaknya. “Saya berpenghasilan pas-pasan untuk membiayai keluarga saja sudah sangat sulit apalagi untuk mengobati anak saya,” katanya.

Sementara itu Kabid P2P Dinkes Subang dr Maxi saat dikonfirmasi mengaku kaget setelah ada informasi ditemukan bocah berkelamin ganda dan mengidap tumor. “Saya baru tahu, segera pihak kami akan ke sana,” pungkasnya.(ygo/man)