Masyarakat Diminta Teliti Konsumsi Makanan dan Minuman

BERI KETERANGAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara saat dimintai keterangan oleh awak media. JABAR EKSPRES
BERI KETERANGAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara saat dimintai keterangan oleh awak media. JABAR EKSPRES

BANDUNG-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Hal itu terkait dengan temuan kopi sachet yang mengandung paracetamol dan sildenafil oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

Dia menjelaskan, Dinkes Kota Bandung memiliki kewenangan untuk mengawasi lebih lanjut terkait isu temuan kopi sachet yang mengandung paracetamol dan sildenafil itu. Pasalnya, kopi tersebut sudah masuk kategori produk pabrikan.

“Regulasi pengawasan makanan dan minuman kan ada 2 macam. Kalau yang industri rumah tangga itu kewenangannya Dinkes. Kalau yang sifatnya pabrikan itu BPOM gitu. Maka dengan temuan itu, tentu pengawasannya bersama sama itu dari hulu ke hilir,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (7/3).

BACA JUGA:  Promo Indomaret Selasa 15 Februari 2022, Diskon Besar-besaran Produk Cuci Pakaian

Ahyani menjelaskan, untuk pengawasan dari hulu, yakni harus dilakukan oleh BPOM. Sedangkan dari hilir, yakni melibatkan Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin), sebab dipastikan produk tersebut dijual di gerai-gerai toko atau supermarket.

“Jadi ada dua hal, kalau dinas kesehatan lebih ke mempromosikan kepada masyarakat dalam memilih makanan minuman tolong dilihat kalau yang industri rumah tangga PIRT nya. Nah kalau yang pabrikan kodenya kode MD ya dari BPOM itu bisa di cek di webnya BPOM bener ngga,” jelasnya.