Tergerus Perkembangan Zaman, Delman Khas Plered Nyaris Punah

MANGKAL: Gelebeg Delman khas Plered sedang mangkal di jalan raya Cibogo tidak jauh dari kantor Kecamatan Plered. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

Dulu Satu Orang Punya Tiga, Sekarang Sisa 10 “Gelebeg”

Akibat perkembangan zaman yang semakin maju, membuat alat transportasi delman di pasar tradisonal Kecamatan Plered hampir punah. Keberadaan delman atau warga Plered sering menyebutnya dengan sebutan “Gelebeg” semakin berkurang.

LAPORAN: DAYAT ISKANDAR, Purwakarta

Gelebeg biasa mangkal di jalan raya Cibogo, tidak jauh dari wisata kuliner sate maranggi. Kini keberadaan Gelebeg nyaris punah dan tersisihkan.

“Dulu total gelebeg 50 lebih namun sekarang yang tersisa sekitar 10 saja,” kata Karna (50), salah satu kusir Gelebeg asal Plered.
Ia bercerita, semakin berkurangnya alat transportasi ramah lingkungan ini lantaran tergilas oleh perkembangan zaman yang semakin maju. Menurutnya, alat transportasi yang telah menjadi ikon di Kecamatan Plered ini bukan tidak mungkin punah. Padahal di awal tahun 90 an Gelebeg adalah alat transportasi yang paling diminati oleh sejumlah warga.

BACA JUGA:  Kouta Haji 1.196 Orang, Daftar Tunggu 16.600 Orang