Terjepit, Komisi 1 DPRD Minta Dinas Perhatikan Nasib Nelayan di Pesisir Utara Kabupaten Karawang

Rosmilah

KARAWANG-Nasib nelayan di pesisir utara Kabupaten Karawang begitu terjepit. Kini, setelah aspirasinya diterima DPRD Karawang, legislatif meminta Dinas Perikanan dan Kelautan segera mengambil langkah strategus.

Anggota Komisi 1 DPRD Karawang, Rosmilah pun angkat bicara, dia meminta Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang memperhatikan nasib nelayan yang terdampak secara ekonomi dengan melakukan program cepat dan strategis guna membantu nelayan.

“Masalahnya beragam di nelayan, dari hasil tangkapnya jadi kendala, ditambah lagi harga jual menurun sampai pemasaran jadi kendala utama,” ujarnya, Senin (02/11).

Dikatakan Rosmillah, beragam keluhan nelayan pesisir Karawang menyampaikan aspirasi untuk segera diteruskan ke dinas. Seperti bantuan dari pemerintah yang tidak merata dirasakan oleh nelayan pesisir.

Nelayan, kata dia, tetap melaut meski ada kekhawatiran terpapar Covid-19. Sebab jika tidak melaut mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Jika kondisi ini berlarut, nelayan enggan melaut lagi. “Dinas perikanan harus tolong nelayan supaya dibantu dengan kondisi Covid-19. Terlebih cuaca tidak menentu, dan ini jadi perhatian khusus pemerintah daerah,” paparnya.

Tak hanya itu, kata Politisi Partai PDIP ini, dirinya mempertanyakan soal kompensasi oil spill setelah hasil uji petik belum ada tindaklanjutnya, sehingga banyak masyarakat bertanya-tanya. Untuk itu dirinya berharap Dinas Perikanan dapat mengalokasikan anggaran untuk pengaman sosial.

“Nelayan butuh alat tangkap, jaring bantuan Covid dari Dinas Perikanan. Ada UMKM dapat perhatian, nelayan juga harusnya diperhatikan juga,” bebernya.(aef/vry)