Tinggi Muka Air (TMA) 4,40, Status Cipunagara Menuju Siaga

TERUS NAIK: Debit air Cipunagara terus naik karena derasnya curah hujan yang mengguyur Pantura sekitarnya. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Di Bandung Sudah Korban Tiga Nyawa

SUBANG-Kali Cipunagara terus menunjukan fluktuasi Tinggi Muka Air (TMA) dalam dua hari terakhir ini. Koordinator lapangan TPOP DSDA Pusakanagara Seksi Patrol Wawan Heryanto mengatakan, hingga Minggu malam (10/2) Pukul 20.30 TMA Kali Cipunagara mencapai 4,67 MDPL.

“Pada hari Minggu malam tinggi muka ir terus menanjak dari minggu pagi hinga sore, bahkan sampai menyentuh level 4,40 MDPL dalam pengamatan real,” ucap Wawan.

Bahkan kata Wawan, saat itu debit air Kali Cipungara terbilang cukup tinggi dengan angka 444.67 M3/detik dalam data yang dimiliki DSDA Pusakanagara.

Ia menambahkan, saat ini TPOP DSDA Pusakanagara juga dibekali dengan aplikasi yang memberikan update ketinggian Kali Cipungara. “Kita ada aplikasi tapi tetap memantau data secara real, yang dilaporkan data real untuk update,” jelasnya.

Saat ini pada Minggu (10/2) ketinggian air Kali Cipunagara sempat turun dan menyentuh TMA 3,80 MDP pada Puul 07.50 WIB dengan debit 201.40 M3/detik. “Pagi sempat turun dengan status stabil namun memang cuaca mendung,” jelasnya.
Lalu pada sore Pukul 16.00 WIB keinggian Kali Cipunagara saat ini kembali naik dan mencapai 4,40 MDPL.

“Kalau diaplikasi TMA nya 4,65 kalau realnya sekitar 4,40, tapi saat ini masih terus dilakukan pengecekan,” ungkapnya.

Seperti diketahui penilaian status Kali Cipunagra berdasarkan TMA untuk status Aman TMA nya berada dibawah 3,70 MDPL, lalu diatas 3,70 MDPL statusnya siap, status Siaga berada diatas 4,70 MDPL dan diatas 5,70 MDPL berstatus Awas.

Sebanyak tiga orang warga tewas akibat diterjang banjir bandang yang terjadi di Komplek Pasir Jatienda, Dusun Pasir Jati RT 04/RW 06, Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (9/2) malam.

BACA JUGA:  HMI Sebut Pemda Lambat Tangani Banjir

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu di Bandung, Minggu menyebutkan ketiga orang warga yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Bandung tersebut Firdasari (35), Nuraini (25) dan Rauvan (17 bulan).

Selain itu, lanjut Budi, sebanyak tiga orang juga mengalami luka-luka akibat kejadian bencana alam ini yakni Kiki (12) mengalami luka berat, Nisa (14) mengalami luka ringan dan Ajay (45) mengalami luka ringan.

Budi menjelaskan banjir di lokasi tersebut terjadi pada hari Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Banjir tersebut, lanjut dia, diakibatkan oleh intensitas hujan deras, sehingga sungai di kawasan Jatiendah meluap sehingga tak bisa menampung debit air sungai tersebut.

Banjir juga telah mengakibatkan dua unit rumah rusak berat dan 10 unit rumah rusak sedang. “Saat ini kami terus terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung. Selain kami, BPBD Kabupaten Bandung, SAR dan tim aparat setempat menuju kelokasi kejadian untuk mengevakuasi warga yang meninggal dunia dan luka-luka,” kata dia.

Lebih lanjut Budi mengatakan BPBD Jawa Barat juga telah memberikan bantuan sementara untuk penanganan darurat berupa cangkul, sekop dan garpu.

“Kemudian Dinas PUPR Kabupaten Bandung menuju lokasi dengan merunkan alat berat untuk membersihkan sisa sisa lumpur,” kata Budi.(ygi/ant/vry)

51 Desa di 15 Kecamatan Rawan Banjir

Kecamatan Pabuaran
Desa Pabuaran, Karanghegar dan Siluman

Kecamatan Patokbeusi
Desa Rancaasih

Kecamatan Blanakan
Desa Blanakan, Rawameneng, Tanjungtiga, Cilamaya Hilir, Muara, Jayamukti

Kecamatan Ciasem
Desa Ciasem Tengah, Sukamandi Jaya, Ciasem Hilir, Dukuh, Ciasem Baru

Kecamatan Sukasari
Desa Anggasari, Mandalawangi

Kecamatan Cikaum
Desa Sindangsari dan Kawunganten

Kecamatan Pagaden
Desa Sukamulya

Kecamatan Cipunagara
Desa Padamulya dan Parigimulya

BACA JUGA:  Mojang Jajaka Peduli Korban Banjir

Kecamatan Tambakdahan
Desa Tambakdahan, Mariuk, Rancaudik

Kecamatan Pusakanagara
Desa Kalentambo, Patimban, Pusakaratu, Cigugur Hilir

Kecamatan Compreng
Desa Jatireja

Kecamatan Pamanukan
Desa Pamanukan Kota, Mulyasari, Bongas, Mundusari, Pamanukan Hilir, Pamanukan Sebrang, Rancahilir, Rancasari, Lengkongjaya

Kecamatan Legonkulon
Desa Lengkongjaya, Legonwetan, Mayangan, Pengarengan, Tegalurung, Bobos, Legonkulon, Karangmulya

Kecamatan Pusakajaya
Desa Kebondanas, Pusakajaya

Kecamatan Subang
Kelurahan Cigadung dan Sukamelang