WASPADA! Tren Challenge Jawab Pertanyaan Jadi Modus Penipuan Sosial Media

Ilustrasi Challenge-pertanyaan sosial media
Ilustrasi Challenge-pertanyaan sosial media

RAGAM-Media sosial memiliki beragam manfaat positif jika digunakan secara baik, namun harap berhati-hati apabila terlalu terbuka dalam menjawab setiap pertanyaan yang saat ini sedang tren, sebab bisa saja muncul peluang terjadinya penipuan, kejahatan dunia maya, hingga pencurian identitas.

Salah satu contoh yang sedang tren baru-baru ini fitur sticker di story Instagram yakni ‘Add Yours’. Fitur ini memang tampak menarik seperti challenge berantai yang bisa diikuti oleh siapa saja yang melihat story tersebut di Instagram.

Baca Juga: Fitur Terbaru Instagram Sticker "Balasan Anda"

Dengan menekan sticker tersebut atau memilih ‘Add Yours’, kita dapat meneruskan fitur ini di story kita dengan foto terbaru, namun dengan sticker yang sama dengan harapan pengikut kita yang lain juga dapat ambil bagian dalam rantai fitur ini. Tetapi, sejumlah pertanyaannya dapat sangat terbuka dan mengulik data pribadi.

Apabila pertanyaan yang kita jawab terlalu private, besar potensi kita akan menjadi korban penipuan.

Salah seorang pengguna Twitter dengan nama pengguna @ditamoechtar_ membagikan kisah seorang temannya yang mengalami penipuan akibat diduga mengikuti challenge ‘Add Yours’ seperti di atas.

Dalam challenge tersebut ia diminta untuk menyebutkan variasi nama panggilan si pengguna Instagram. Alhasil korban terkena penipuan sebab harus mentransfer sejumlah uang. Lalu korban menangis sebab tidak menduga pelakunya ingat nama panggilan masa kecilnya.

“Pagi tadi teman saya telepon, nangis-nangis habis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telepon minta transfer gitu. Yang bikin temen saya percaya, si penipu manggil dia “pim”. “Pim” adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang dekat yang tahu. Terus dia ingat dia habis ikutan ini,” tulis akun tersebut.

BACA JUGA:  Nita Delima: Fasilitasi Mahasiswa Berprestasi

WASPADA! Tren Challenge Jawab Pertanyaan Jadi Modus Penipuan Sosial Media

Dilansir dari laman Choice, Selasa (23/11) penulis dan praktisi teknologi dari Australia, Alex Angove-Plumb, menjelaskan terkadang peretas meminta dengan sopan informasi yang mereka butuhkan.

Ada cara menghindari trik mereka di media sosial.

Salah satunya dengan mencegah memberikan informasi pribadi penting.