VIRAL! Baligo Kemenangan Prabowo-Sandi Terpampang di Pasar Rebo Purwakarta

PURWAKARTA-Masyarakat Purwakarta yang melintas di depan Pasar Rebo dibuat tersenyum dengan keberadaan baligo berukuran besar yang memuat ucapan selamat bagi Capres dan Cawapres nomor urut 02.

Lokasinya yang strategis, yakni di simpang Jalan Kapten Halim – Jalan KK Singawinata, Nagri Kidul, Purwakarta, membuat baligo tersebut mudah dilihat.

Padahal, keputusan resmi dari KPU RI mengenai capres-cawapres terpilih pada Pemilu Serentak 2019 belum diumumkan, yakni nanti pada 22 Mei 2019 mendatang.

Pada baligo terdapat kalimat yang mengatasnamakan masyarakat Purwakarta, yakni tertulis “Segenap Masyarakat Purwakarta Mengucapkan Selamat atas Kemenangan Prabowo-Sandi Semoga Bisa Mengemban Amanah Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Harapan Indonesia Menuju Adil Makmur”.

Salah seorang warga yang mengaku sebagai koordinator pemasang baligo, Mansur mengatakan, pemasangan baligo tersebut sebagai ekspresi dan bentuk syukur masyarakat Purwakarta atas kemenangan Prabowo-Sandi.

“Kami menggelar syukuran atas kemenangan raihan suara capres-cawapres Prabowo-Sandi di Kabupaten Purwakarta yang mencapai 72 persen,” kata Mansur yang merupakan Kepala Bidang Organisasi Front Pembela Islam (FPI) Purwakarta ini.

Menurut Mansur, masyarakat yang hadir dalam pemasangan baligo Prabowo-Sandi di Pasar Rebo Purwakarta tanpa disuruh atau dikomando. Warga antusias dan bahagia ketika mendengar kabar dari KPU Purwakarta jika pasangan Prabowo-Sandi menang.

“Bentuk rasa syukur masyarakat ini diaktualisasikanlah ke dalam aksi syukuran, makan bersama dan pemasangan baligo,” kata Mansur.

Mengapa dipasang di Pasar Rebo, Mansur mengklaim jika tempat ini sebagai sentral perjuangan pendukung Prabowo-Sandi di Kabupaten Purwakarta. “Ini adalah ekspresi dan bentuk syukur atas kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purwakarta Ujang Abidin mengatakan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak yang melakukan pemasangan baliho tersebut.

“Kami tengah melakukan sejumlah klarifikasi untuk menggali informasi guna mengetahui siapa yang bertanggung jawab, dan siapa yang memasang. Supaya tidak ada yang merasa dirugikan,” kata Ujang melalui sambungan telepon.

Ketentuan mengenai deklarasi kemenangan sediri diatur dalam Surat Edaran Bawaslu RI No: S-0904/K.BAWASLU/PM.00.00/4/2019 perihal Ketentuan Penetapan dan Deklarasi Hasil Pemilu.

“Jika memang memenuhi unsur untuk diturunkan menurut aturan yang berlaku, maka perlu untuk diturunkan. Tapi mekanisme penindakannya harus persuasif,” kata Ujang.

Dijelaskannya, banyak hal yang mengatur soal deklarasi kemenangan pada Pemilu 2019. “Ini kaitannya dengan undang-undang, terkait rekapitulasi. Karena penetapan capres dan cawapres di KPU nasional baru diumumkan pada 22 Mei 2019. Jangan sampai timbul opini liar di masyarakat,” ujarnya.

Secara kelembagaan, Bawaslu Purwakarta sudah melakukan pengawasan langsung ke lapangan mengenai hal ini.

“Sudah ada pihak kami khususnya staf Bawaslu Purwakarta dan personel Panwascam Kota Purwakarta yang datang ke lokasi untuk memantau. Nantinya pasti ada gambaran dari hasil pantauan itu, lalu hasilnya dikirimkan berupa surat ke lembaga yang bertanggungjawab,” kata Ujang.(add/man)