Yoris: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati

“Kalau kami dengan keluarga besar juga sudah menyerahkan sepenuhnya kejadian ini pada kepolisian, mudah-mudahan pelakunya cepat-cepat terungkap,” kata Lilis.
Perlahan sambil menahan tangis.

Lilis menjelaskan, jika keluarganya sudah merasa kelelahan, harus terus menerus diperiksa pihak berwenang. Namun demi Sang Adik dan Keponakan, yang meninggal dengan cara tidak wajar, rasa lelah, dan capek sekali pun akhirnya bisa dilalui.
“Karena kami juga mau segera polisi temukan pelaku, ya capek atau lelah mah ada, cuma ya dipaksakan saja, membantu kepolisian,” katanya lagi.

BACA JUGA: Lipsus Penelusuran Keluarga Korban Hingga Istri Muda Yosef Bagian Ketiga

Tangis Lilis pecah, ketika tiba-tiba saja mungkin terbersit momen indah dan kenangan manis bersama kedua almarhumah. Lilis menyebut, jika adiknya Almarhumah Tuti, merupakan sosok wanita yang sederhana. “Baik pada siapapun, dan tidak pernah lupa pada saudara kalau sedang punya rezeki,” ungkapnya.

Begitu juga almarhum keponakannya Almarhumah Amelia. Menurut Lilis, Alamarhumah Amel merupakan anak yang tidak neko-neko. Jika sedang berkunjung ke rumahnya, Amel juga kata Lilis jarang sekali bicara, namun murah senyum.

“Adik saya itu orang baik, bukan kata saya, kata orang-orang bahkan itu juga, sering bantu orang, rendah hati, gitu juga Amel, selama ini dia tidak pernah mau merepotkan orang tua, dia mah mandiri anaknya,” kata Lilis sambil menangis.

Yoris kaka Amel, yang sedari tadi mendampingi lilis, hanya tertunduk saja. Tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya. Saat melihat tantenya menangis, perlahan Yoris mulai bergeser duduknya. Yoris pun mendekat ke arah Lilis, mengusap pundak Lilis. “Sudah jangan menangis,” kata Yoris kepada Lilis.

Berita Berlanjut Di Halaman Selanjutnya