Aa Umbara Pastikan Objek Wisata Dibuka Bulan Juni, Tanggap Belum Dipastikan

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

LEMBANG-Pemkab Bandung Barat belum bisa menentukan kapan objek wisata bisa kembali dibuka untuk umum seiring keluarnya kebijakan new normal dari pemerintah pusat.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyatakan, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan pengusaha pariwisata, restoran dan hotel terkait rencana dibukanya objek wisata.

Aa Umbara menyebutkan, objek wisata dipastikan bakal diizinkan beroperasi pada bulan Juni mendatang tetapi untuk tanggalnya belum bisa ditentukan. Demi keselamatan para pengunjung, sejumlah pengelola objek wisata juga sudah mengadakan persiapan terutama dalam hal protokol kesehatan.

“Wajib menerapkan protokol kesehatan dan semua pengelola sudah menyatakan sanggup. Seperti membatasi pengunjung, menerapkan social dan physical distancing. Karena jika ada pengunjung yang positif di salah satu obyek wisata, terpaksa akan ditutup kembali,” bebernya. Sabtu (30/5)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bandung Barat, Sri Dustirawati menerangkan, seluruh pelaku usaha pariwisata wajib memperhatikan protokol kesehatan jika nantinya kunjungan wisata kembali dibuka seperti biasa.

“Kita sudah menyampaikan apa-apa yang harus disepakati bersama dalam pencegahan pandemi Covid-19. Tetapi untuk penentuan tanggalnya, kita tunggu keputusan bupati yang akan menghadap gubernur,” ungkapnya.

Salah satu hal yang harus diperhatikan pengelola adalah jumlah pengunjung harus dibatasi maksimal hanya 30 persen dari luas kapasitas objek wisata. Supaya pengunjung tidak terlalu membludak, pengelola juga sebaiknya bekerjasama dengan pihak travel agar bisa melakukan reservasi online.

“Yang penting bukan kuantitas jumlah wisatawan, kita sepakat yang diperhatikan adalah kualitas. Kementerian Pariwisata sudah mengingatkan bahwa semua harus memperhatikan tingkat kesehatan, keselamatan dan keamanan pengunjung,” jelasnya. (eko/hba)