Batalkan Pesanan Bansos, Dinsos Diduga Mal Administrasi

BANDUNG-Dalam lanjutan sidang kasus bantuan sosial tanggap darurat Covid-19 Kabupaten Bandung Barat, Terungkap Dinas Sosial diduga lakukan mal administrasi yang merugikan pihak lain. Dalam persidangan Rabu (1/9) di Pengadilan Tipikor Bandung L.L.E Martadinata terungkap, Dinas Sosial Leading Sektor penyediaan bantuan sosial tanggap darurat Covid 19 pada tanggal 17 Juli 2021, telah memberikan surat pesanan kepada PT. Jagat Dir Gantara sebagai penyedia paket sembako, sebanyak 140.000 paket yang harus diselesaikan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan surat pemesanan dibuat oleh Tian PNS KBB sebagai PPK Dinas Sosial. Namun, setelah PT. Jagat Dir Gantara melakukan persiapan untuk paket sembako tersebut, namun tiba-tiba dibatalkan.

“Iya saya buat surat pesanan sebanyak 140.000 diperintah oleh pa Heri Partomo ditujukan kepada PT. Jagat Dir Gantara. Akhirnya tidak digunakan karena pelaksaanaanya di pecah,” katanya, Rabu (1/9).

Setelah dibatalkan pesanan 140.000 paket, Dinas Sosial membuat surat pemesanan baru melalui PPK baru sebanyak 8000 paket untuk PT. Jagat Dir Gantara. Sementara Dian mengaku tidak mengetahui surat pesanan yang dibuat oleh Tian. “Yang 140.000 itu pesanan Tian, tapi saya tidak tahu pa,” ucap Dian.