Bupati Janji Tambah Insentif Linmas

KUNJUNGAN: Aa Umbara melakukan dialog dengan Linmas saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cipongkor, Rabu (17/10). ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES

Hanya Digaji Rp300 Ribu

CIPONGKOR – Mulai tahun 2019, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) akan mendapat tambahan intensif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat. Pasalnya, saat ini Satlinmas hanya mendapat insentif sebesar Rp300 ribu per triwulan.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan aparat keamanan yang paling dekat dengan masyarakat ini terkesan termarjinalkan. Pasalnya, keberadaannya sangat prihatin jika diukur dengan tanggungjawabnya sebagai pelindung masyarakat.

“Saya berjanji akan menambah insentif bagi Linmas,” kata Aa Umbara saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cipongkor dengan tema “Bandung Barat Lumpat Ngariksa Lembur”, Rabu (17/10).

Penambahan uang intensif ini berbarengan dengan penambahan insentif bagi para Ketua RT dan RW hingga guru honor. Meski demikian, untuk besaran nilai intensif itu akan menyesuaikan kemampuan anggaran Pemkab Bandung Barat.

“Doakan saja, karena saya sudah merencanakan menambah insentif bagi Linmas RT, RW dan Guru Honor pada tahun depan. Hanya saja besaran nilainya belum ditentukan karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Umbara berkesempatan untuk berbincang-bincang secara langsung dengan Muhammad Abdul Qodir, salah satu anggota Linmas Desa Sarinagen, Kec. Cipongkor.

Abdul Qodir yang terlihat gugup ketika menjelaskan bahwa insentif tersebut tidak cukup jika dipakai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Namun dirinya menyatakan akan selalu iklas dalam melayani masyarakat.

“Walaupun insentif sebagai anggota Linmas tapi Insya Alloh saya akan selalu ikhlas melayani, menjaga dan melindungi masyarakat,” ujarnya.

Mendengar adanya rencana penambahan insentif bagi Linmas, Abdul Qodir mengutarakan rasa bahagianya meski belum ditentukan besaran nilainya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga sempat “nyecep” Abdul Qodir sebagai tambahan untuk memenuhi beberapa kebutuhan hidupnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan keberadaan Satlinmas dituntut harus bisa menjadi personil yang berkualitas dan berkarakter. Hal itu mengingat Satlinmas sebagai aparat keamanan yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Meskipun keberadaanya kerap dipandang sebelah mata, kebaradaan Satlinmas diharapkan mampu berkolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk TNI/Polri.

“Semoga eksistensi Linmas Bandung Barat bisa lebih AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religius) di tengah-tengah masyarakat meski keberadaannya kerap dipandang sebelah mata,” kata Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan

Dia menjelaskan Satlinmas harus bisa berperan aktif dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat. Mulai dari penanggulangan bencana, kegiatan sosial, penanganan penyelanggaraan pemilu, ketertiban masyarakat dan ikut serta dalam upaya pertahanan negara.

Selain itu bisa mensosialisasikan tentang bahaya narkoba, serta bisa memberantas penyakit masyarakat yang ada di Bandung Barat seperti miras maupun prostitusi, baik yang nyata maupun yang terselubung.

“Saya harap satlinmas bisa menjadi ujung tombak di tengah-tengah masyarakat dan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Seperti memberikan ke amanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan dalam berlalulintas,” pungkasnya.(sep/ded)