Gelar Operasi Yustisi, KBB Akan Perketat Protokol Kesehatan

EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES PIMPIN RAPAT: Bupati Aa Umbara memimpin rapat Forkopimda yang membahas penegakan dan pencegahan Covid-19 serta penegakan hukum Protokol Kesehatan di Lapang Parkir Gedung Utama Komplek Pemda KBB, kemarin.

NGAMPRAH-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat (KBB), sepakat untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, hingga saat ini KBB masih termasuk zona orange, sehingga perlu penanganan yang lebih cepat lagi.
Hal itu terungkap pada saat pertemuan Forkopimda KBB yang membahas Penegakan dan Pencegahan Covid-19 serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di KBB di Lapang Parkir Gedung Utama Komplek Pemda KBB, kemarin.
Pertemuan dihadiri Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Dandim 0609 Kabupaten Bandung Letkol Kav Todi Wahyudi, Kajari Bale Bandung Paryono.
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyatakan hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Salah satunya, tidak menggunakan masker ketika berada di kerumunan massa. “Saya pernah ke undangan hajatan di wilayah selatan, hampir 70 persen yang hadir tidak menggunakan masker. Padahal tempatnya kecil dan nanggap wayang lagi,” ungkap Umbara.
Kondisi tersebut, justru riskan disaat pandemi Covid-19. Umbara menyesalkan jika hal itu dibiarkan, maka pola memutus mata rantai Covid-19 bakal terhambat.
Pihaknya bekerja sama dalam bingkai Forkopimda, berupaya bergerak cepat agar KBB kembali ke zona kuning dan bisa meningkat jadi zona hijau. Pertemuan kali ini pun, ia mengundang Forkopimda, Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopimcam) serta para kepala desa agar satu visi dalam memutus mata rantai Covid-19. “Saya menginginkan kebersamaan kita akan memutus mata rantai Covid-19.” tegasnya.
Umbara juga meminta agar para Forkopimcam bergerak cepat untuk berkoordinasi dalam melakukan perilaku masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Kapolres Cimahi Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki meminta seluruh jajaran Kapolsek se-KBB untuk meningkatkan pengawasan di tingkat masyarakat. “Tolong diawasi (masyarakat). Dan Kapolsek wajib tahu (kondisi masyarakat). Jangan sampai tidak tahu menahu,” tegasnya.
Ia sepakat untuk meningkatkan pengawasan melalui operasi yustisi di KBB. Karena cara seperti itu dipandang bisa mengurangi tingkat penyebaran Covid-19. “Cimahi minggu lalu masuk zona merah. Tiap hari kita lakukan operasi yustisi dan sekarang sudah orange dan mendekati kuning,” ungkapnya.(eko/sep)