Jalur Mudik Sudah 90% Siap Dilalui

PADALARANG-Kondisi jalur mudik di wilayah hukum Polres Cimahi sudah 90 persen siap untuk dilalui para pemudik. Para pemudik diimbau untuk lebih berhati-hati saat melewati jalan di Cipatat dan Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat (KBB), karena rawan terjadi kecelakaan.

Demikian disampaikan Kepala Satlantas Polres Cimahi AKP Suharto di sela pengecekan jalur mudik, di Padalarang, kemarin.

Menurut dia, secara umum lintasan jalur pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat di Kota Cimahi maupun Bandung Barat menggunakan jalan tol. “Kami sudah melaksanakan pengecekan dan koordinasi dengan Jasa Marga. Saat ini ada beberapa titik yang sedang dilakukan perbaikan jalan di dalam tol itu sendiri. Pada H-10, tol sudah siap dilalui. Untuk perbaikan jalan di tol, ada satu titik yang masih dalam proses perbaikan jalan,” katanya.

Di jalur arteri, lanjut dia, lintasan jalur pemudik berada di jalan nasional, mulai dari Cipatat, Cikalongwetan, Padalarang, Cimahi, sampai ke perbatasan Kota Bandung di Cibeureum. Secara umum, kata dia, jalur tersebut sudah siap digunakan, dengan kondisi jalan yang relatif cukup bagus.

“Polres Cimahi sudah melaksanakan persiapan-persiapan, mulai dari rapat internal, rapat lintas sektoral, dan pengecekan jalur. Kesiapan jalur secara umum, jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten/kota di wilayah hukum Polres Cimahi 90 persen bagus, siap untuk dilalui,” katanya.

Polres Cimahi, kata Suharto, juga sudah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur utama. Jalur alternatif itu ialah dari mulai simpang Cimareme ke arah Batujajar, belok di Cangkorah, dan masuk kembali ke Cimahi lewat Cimindi. Mesko begitu, di jalur alternatif tersebut masih terdapat kerusakan jalan.

“Sudah kami sampaikan (kerusakan jalan) kepada pihak yang berwenang, di mana jalur tersebut adalah jalur provinsi. Jalur alternatif itu bisa digunakan jika jalur arteri cukup padat, maka untuk pemudik roda dua akan diarahkan lewat situ. Rambu-rambu pun sudah kami siapkan,” tuturnya.

Suharto menekankan, para pemudik diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat lewat Cipatat atau Cikalongwetan. Dengan kontur jalan berliku dan naik-turun, selama ini di kedua jalur tersebut juga sering terjadi kecelakaan.

“Di daerah kami ada dua area black spot, salah satunya adalah jalur Cipatat. Di sepanjang jalur tersebut banyak tikungan yang cukup tajam dan lebar jalan yang hanya tujuh meter. Kami imbau bagi pengemudi untuk ekstra hati-hati. Apabila mau mendahului kendaraan, jangan di tikungan atau di posisi yang tidak bebas pandang,” paparnya.

Lebih lanjut, Suharto pun mengingatkan supaya para pemudik menyiapkan diri dan kendaraannya sebelum melakukan perjalanan. “Taati rambu lalu lintas yang ada, persiapkan betul kendaraan dan pengemudi sehingga tidak menjadi hambatan dalam perjalanan,” ucapnya. (eko/sep)