Kemensos Ingatkan Uang Bantuan Jangan Dibelikan Rokok

CIMAHI-Kementrian Sosial (Kemensos) menargetkan, sebanyak 1,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di luar wilayah Jabodetabek segera menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam pekan ini.

Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari P Batubara menyampaikan, bantuan sebesar Rp600 ribu kepada warga terdampak Covid-19 itu harus bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Uangnya jangan dibelikan rokok, itu untuk keluarga. Beli makan, yang penting-penting,” kata Juliari ketika meninjau langsung penyaluran BST di Kantor Pos Cimahi, Jalan Gatot Subroto, Minggu (10/5).

Juliari menginginkan penyaluran bantuan berjalan lancar, tertib dan mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus korona.

Berdasarkan data Kemensos, jumlah penerima BST di Provinsi Jabar sebanyak 321.016 keluarga penerima manfaat dengan rincian penyaluran melalui PT Pos Indonesia sebanyak 285.552 KPM, Bank BNI sebanyak 5.953 KPM, BRI sebanyak 18.296, Bank BTN sebanyak 826 dan melalui Bank Mandiri 10.389 KPM.

Bagi yang belum ter-cover BST, Juliari melanjutkan, akan dicover melalui bantuan Pemprov maupun pemerintah daerah. Dirinya meminta intervensi dari pemerintah daerah bagi warga terdampak Covid-19 yang belum dapat bantuan dari pemerintah pusat.
“Sebab bantuan Rp600.000 secara keseluruhan tidak akan mencukupi kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah daerah agar memperhatikan akurasi data serta terus diperbaharui untuk dimasukan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Dengan adanya perbaharuan data dari pemerintah daerah, maka diharapkan target 9 juta KPM penerima BST dapat tersalurkan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Agar kedepannya data ini bisa di-update untuk masuk ke DTKS. Kalau tidak masuk, nanti akan sulit untuk mendapat bantuan,” tuturnya.

Penerima BST di Provinsi Jabar
321.016 Keluarga Penerima Manfaat

Melalui PT Pos Indonesia 285.552 KPM
Melalui Bank BNI 5.953 KPM
Melalui BRI 18.296
Melalui Bank BTN 826
Melalui Bank Mandiri 10.389 KPM. (eko/vry)