Luapan Air Sungai Rendam Ciputri, Pemkab Diharapkan Lakukan Normalisasi

MULAI SURUT: Petugas Damkar membersihkan jalan dari sisa lumpur banjir akibat luapan saluran air sungai di perumahan Ciputri Indah Desa Langensari. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG–Warga Perumahan Ciputri Indah Desa Langensari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikejutkan dengan luapan air sungai yang masuk ke dalam rumah.

Salah seorang warga RT 01 RW 08, Bayu Toge mengatakan air meluap saat hujan turun dan warga tengah berada di rumah. Selain merendam jalan, sebagain air juga masuk ke dalam rumah-rumah warga.

“Airnya sangat deras dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter dan sebagian masuk ke dalam rumah karena posisi perumahan ada di bawah,” katanya, Minggu (19/4).

Luapan air berasal dari beberapa aliran anak sungai, lanjut Bayu, merendam rumah warga di RT 01 RW 08 Desa Langensari dan RT 04 RW 05 Desa Wangunharja. Diperkirakan air meluap karena curah hujan yang tinggi mulai dari wilayah hulu.

“Kayaknya memang curah hujan sangat tinggi, dan di daerah hulu juga sama dan yang paling terdampak memang rumah warga yang masuk wilayah Desa Langensari,” jelasnya.

Selain merendam pemukiman warga, luapan aliran anak sungai juga merendam areal kebun sayuran milik warga. Warga Desa Cikidang, Yayan menyatakan, luapan air juga merendam sebagian kebun sayuran milik warga yang berbatasan langsung dengan badan sungai. Aliran sungai yang melintas Desa Cikidang ini berasal dari hutan Batu Belang Cikareumbi.

“Ada beberapa anak sungai dengan volume air cukup tinggi dan kebun yang berada sejajar dengan badan sungai turut terendam,” tuturnya.

Di lain pihak, Kepala Desa Langensari, Agus Karim menyatakan, air yang masuk ke pemukiman warga ini debitnya sangat tinggi karena air yang berasal dari Cikole dan wilayah Lembang masuk ke aliran Sungai Cigulung. Selanjutnya air mengalir ke Bendung Dago lalu ke Sungai Cikapundung Bandung. “Rumah warga yang terendam banjir memang yang berdekatan dengan aliran sungai,” ucapnya.

Sejauh ini Pemdes Langensari, Citarum Harum dan masyarakat sudah bergerak dalam membersihkan aliran sungai ini. Akan tetapi kurang maksimal karena tidak menggunakan peralatan memadai. Dalam hal ini Agus berharap, ada campur tangan Pemkab Bandung Barat untuk melakukan normalisasi aliran-aliran sungai yang ada. “Solusinya harus normalisasi sungai karena semua air hujan, limbah rumah tangga dan limbah ternak dari wilayah lembang masuk ke situ,” tandasnya.(eko/sep)