PKS Targetkan 15 Persen di Pemilu 2024

BANDUNG-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan suara minimal 15 persen pada Pemilu 2024. Dengan kepengurusan yang baru dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) V, PKS pun mulai menyiapkan kepemimpinan nasional yang kuat dengan basis kepemimpinan daerah.

“Bagi pejabat publik yang pernah berkiprah, jaga terus kepemimpinan dan ketokohannya, jangan sampai pudar. Jumlah kursi PKS yang sudah didapatkan agar tidak pindah ke partai lain,” kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu, di sela Munas V PKS, di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kemarin.

“Selanjutnya, tingkatkan target suara dalam Pemilu 2024, minimal 15 persen suara sesuai dengan ketetapan Musyawarah Majelis Syura,” lanjut Ahmad Syaikhu, yang akrab disapa Asyik.

Dia mengatakan, kepengurusan PKS 2020-2025 juga akan memberikan panggung bagi anak-anak muda untuk tampil menjadi pemimpin. Ahmad Syaikhu berjanji akan memberikan porsi bagi lahirnya anak-anak muda potensial. “Itulah sebabnya, saya memberikan kepercayaan kepada saudara dr. Gamal Albinsaid. Inilah tokoh muda berprestasi tingkat nasional dan internasional yang akan mengomandani Bidang Kepemudaan PKS,” tutur dia.

Asyik menekankan, fokus PKS ialah untuk menyiapkan kepemimpinan nasional yang kuat dengan basis kepemimpinan daerah. Kepemimpinan yang dibangun PKS adalah kepemimpinan yang siap berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk membangun Indonesia.

Ahmad Syaikhu mencatat, setidaknya perlu tiga kriteria utama kepemimpinan nasional yang akan disiapkan PKS. Pertama, kata dia, pemimpin yang memiliki akseptabilitas, yang dapat diterima oleh masyarakat luas.

Kedua, pemimpin yang memiliki kapasitas untuk mengelola pemerintahan dengan profesional, transparan, akuntabel, dan demokratis. Ketiga, ialah pemimpin yang memiliki kredibilitas.

“Kami akan mencetak pemimpin yang memiliki integritas moral yang kuat, berjiwa patriotik dan memiliki nasionalisme yang tinggi,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsy menambahkan, salah satu hasil Munas V PKS adalah susunan kepengurusan PKS periode 2020-2025. Selain itu, PKS resmi meluncurkan lambang, mars dan hymne baru pada ajang Munas V PKS.

“Perubahan lambang, mars, dan hymne sudah dirumuskan sejak kepengurusan sebelumnya. Esensi perubahan ini adalah PKS harus tampil lebih segar, lebih dekat dan terbuka untuk semua kalangan,” katanya.

Habib Aboe juga menyebut bahwa tagline yang akan dipakai pada masa kepengurusan Presiden PKS Ahmad Syaikhu adalah Bersama Melayani Rakyat dengan gerakan #PKSPelayanRakyat.

“Kami melanjutkan semangat ‘Berkhidmat untuk Rakyat’ dengan meneguhkan sikap hangat dan dekat dengan rakyat dengan terus istikamah melayani mereka. Ini semangat baru PKS,” tukasnya.(eko/vry)