Sidang Kembali Digelar, Faktanya Tidak Ada Aliran Uang Kadis ke Aa Umbara

BANDUNG-Sidang lanjutan kasus Aa Umbara hadirkan dua mantan ajudan dan seorang sekretaris pribadi (sekpri) Bupati Non Aktif Bandung Barat di pengadilan Tipikor Bandung.

Pertanyaan yang diajukan hakim seputar gratifikasi sesuai pasal 12 B yaitu dakwaan kedua yang disangkakan terhadap terdakwa bupati non aktif terkait dugaan adanya penerimaan oleh Aa Umbara melalui ajudan dan sekpri.

Dari barang bukti berupa rekening koran Kamal terhitung Oktober 2018 sampai 2 November 2020.

Jaksa menanyakan aliran uang dari rekening Kamal sebagai ajudan ke berbagai pihak.

Kamal menjawab bahwa ia kerap diminta Aa Umbara untuk mengirimkan uang ke berbagai relawan utamanya saat menjelang momen idul fitri untuk THR yang jumlahnya bervariasi dari mulai 500.000 sampai 5.000.000.

Ketika jaksa menanyakan kepada saksi apakah ada uang masuk dari pihak swasta, Saksi menjawab tidak ada dan tidak pernah dan dapat dibuktikan melalui rekening koran.

“Saksi apakah ada uang masuk dari pihak swasta,?” Tanya Jaksa.

“tidak ada dan tidak pernah,”Jawabnya

Juga terungkap di persidangan dari rekening koran ajudan tidak ada 1 pun aliran dana yang diterima dari kepala dinas.