Berusaha Pulihkan Ekonomi Masyarakat

CIMAHI-Pemkot Cimahi memberikan beragam solusi untuk menangani dampak pandemi Covid-19 yang sangat dirasakan semua sektor, khususnya ekonomi dan ketenagakerjaan. Salah satunya melalui pelatihan, kompetisi inovasi, lomba dan pendampingan kepada para pekerja yang bergerak di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kegiatan bertema Lomba Keterampilan Teknis Usaha Mikro Bidang Kuliner dan Fashoin dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat (4/12) hingga Sabtu (5/12) di dan Fashion Aula Gedung Cimahi Technopark.

“Jadi untuk memulihkan kembali ekonomi masyarakat, kita adakan kompetisi untuk kelompok usaha mikro, dengan menggunakan Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020. Ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk-produk seperti kuliner dan fashion dari para pelaku usaha mikro yang menjadi pesertanya,” kata Ngatiyana.

Dikatakan Ngatiyana, event lomba tersebut merupakan puncak dari rangkaian lomba-lomba fashion dan kuliner yang diselengggarakan di tingkat kelurahan selama bulan November 2020 lalu. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil dan menengah.

“Kelompok UMKM yang menjadi pemenang kemudian dikirimkan untuk mewakili kelurahannya pada lomba di tingkat kota. Besarnya animo masyarakat untuk ikut serta dalam event lomba tersebut menunjukkan perkembangan UMKM di Cimahi cukup menjanjikan, khususnya yang bergerak di bidang kuliner dan fashion,” ujarnya.

Meski di tengah pandemi, kata dia, UMKM dapat tetap bertahan dengan support dari pemerintah bahkan langsung dari Presiden. Pemerintah pusat, lanjut Ngatiyana, memberikan perhatian dalam kebijakan pemulihan ekonomi nasional serta bagaimana menjaga keseimbangan antara ekonomi dengan kesehatan.

“Sehingga ekonomi masyarakat bisa bertahan dengan semestinya. Itulah kenapa ada Bantuan Sosial Tunai (BST) serta bantuan-bantuan lainnya, termasuk juga untuk para pelaku UMKM agar lebih kompetitif, ” terang Ngatiyana.

Ngatiyana mengatakan, Pemkot Cimahi akan terus berkomitmen melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM di bidang kuliner dan fashion. Selain pemasaran, pihaknya juga menjanjikan akan mengikutsertakan mereka pada ajang/kompetisi yang lebih tinggi di tingkat provinsi dan nasional.

“Jadi kita akan memasarkan dan juga kompetisikan. Produk yang bagus, yang menang lomba dan sebagainya bisa kita kirim hasil produknya, kita usahakan dikerjasamakan dengan pihak luar ataupaun dari daerah-daerah lain. Bagi yang kurang, kita adakan pembinaan dari Disdagkoperin,” tuturnya.

Adapun yang bertindak selaku Dewan Juri pada lomba tersebut adalah perwakilan dari Indonesia Chef Assosiation (ICA), Asosiasi Chef Cimahi, Ikatan Perancang Busana Muslim Indonesia (IPBM), Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Professor Yanyan Sunarya dari Institut Teknologi Bandung.(eko/ysp)