Ditengah Pendemi 50 Desa di Subang Diberi Mobil oleh Pemkab, Ini syaratnya Biar Dapat

INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES BANTUAN MOBIL: Kepala Desa berpose di depan mobil siaga sebagai reward pemberian dari Pemerintah Kabupaten Subang.

SUBANG-Sebanyak 50 desa mendapatkan bantuan mobil operasioal Siaga dari Pemkab Subang. Hal itu sebagai bentuk reward bagi desa yang telah melunasi pajak bumi dan bangunan (PBB).

Bupati Subang H. Ruhimat menyampaikan, reward ini sebagai hadiah bagi desa yang mampu melunasi target PBB nya tahun ini. “Tahun lalu, kita berikan mobil Jawara untuk 22 desa, tahun ini 50 desa dan tahun depan alokasinya kita tambah lagi,” kata Ruhimat saat menyerahkan bantuan secara simbolis di halaman kantor Bupati Subang, Selasa (17/11).

Meski demikan, kata dia, banyak Desa yang masih lamban untuk membayar pajak. Dengan adanya riward tersebut bisa memotivasi seluruh Desa agar bisa melunasi pembayaran pajak tepat pada waktunya. “Pemerintahan Daerah melakukan hal ini untuk mendukung oprasional Desa, dan juga  keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang hanya mampu membeli 50 unit kendaraan. Setiap kendaraan siaga dan mobil ini bisa digunakan walaupun yang memegangnya Kepala Desa tapi bisa  digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan, karena mobil siaga ini untuk kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Subang Ahmad Sobari mengatakan, bantuan mobil jawara itu untuk mendukung kinerja para kepala desa dan memotivasi desa lainnya dalam pelunasan target PBB nya setiap tahun. “Semoga bantuan mobil jawara ini bermanfaat untuk kemajuan desa,” tuturnya.

Kepala Desa Rancasari H. Ujang Waridin, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pemkab Subang yang telah memberikan bantuan mobil ini. Dengan mobil ini menjadikan semangat baru dalam menjalankan tugas-tugas sebagai kepala desa, terutama dalam pemenuhan  target PBB yang merupakan modal pembangunan daerah. “Kita jadi tambah semangat, serasa mendapat energi baru, Rakyat Subang Gotong Royong, Subang Jawara,” tukasnya.

Kades Ciruluk Dede Dermawan menyebutkan bahwa apa yang diraihnya merupakan bentuk dari kekompakan tim dan kesadaran dari masyarakat untuk membayar pajak. Untuk itu mobil tersebut juga akan dipergunakan kembali untuk kepentingan masyarakat dan Pemdes. “Sebuah penghargaan bagi kami yang insya Allah akan sangat bermanfaat. Kami akan kembalikan kepada masyarakat sebagai penunjang atau pendukung segala aktivitas positif, tentu saja pemberian penghargaan ini juga menjadi motivasi untuk kami bisa mempertahankan pelunasan pajak di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.(idr/dan/sep)