Aktivitas Produksi PT Pindo Deli Pulp Dihentikan

DIHENTIKAN: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang menghentikan Aktivitas produksi PT Pindo Deli Pulp dan Paper Mills 3. USEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Aktivitas produksi PT Pindo Deli Pulp dan Paper Mills 3 yang berlokasi di Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan dihentikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang. Pasalnya, perusahaan yang memproduksi kertas itu belum mengantongi Izin Lingkungan dan Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH) dari instansi terkait.
Perintah penghentian aktivitas PT Pindo Deli 3 itu dituangkan dalam surat No. 660.1/927/PPL yang ditandatangani Kepala DLH setempat Wawan Setiawan, tertanggal 29 April 2019. Namun pengelola pabrik membandel dengan tetap menjalankan aktivitas pabriknya.

“Kami melayangkan surat itu karena banyak keluhan dari warga sekitar tetang prilaku Pindo Deli 3 yang membuang limbah cairnya secara langsung ke aliran Sungai Cibeet. Padahal Cibeet merupakan bagian dari Sungai Citarum dan airnya masih sering dimanfaatkan warga,” ujar Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan, Kamis (9/5).

Persoalan muncul, saat pabrik tersebut tetap berproduksi dan terus membuang limbah cair ke Sungai Cibeet. Hal itu membuat geram pihak Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum, sehingga menutup saluran limbah PT Pindo Deli 3 dengan cara dicor.

Tidakan tegas Satgas Citarum Harum tidak membuat manajemen PT Pindo Deli 3 jera. Mereka tetap mengalirkan limbahnya ke Cibeet melalu anak Sungai Cikereteg. Dalihnya, tanggul penahan limbah B3 itu jebol, sehingga limbah mengalir deras ke Cikeretag dan masuk ke Cibeet.

Perwakilan PT Pindo Deli 3, Mei Yudi mengaku, pabriknya tetap berproduksi karena harus menjamin kelangsungan hidup ratusan buruhnya. Namun proses produksi tidak dilakukan secara penuh.

Pernyataan itu disampaikan Mei Yudi dalam sidang adendum amdal PT Pindo Deli 3, si Aula DLHK setempat, Kamis (9/5). “Kami mohon maaf kepada masyarakat atas jebolnya tanggul limbah itu,” kata Mei.

BACA JUGA:  SMK Damar Sambut Revolusi Industri 4.0

Pengakuan itu, membuat pimpinan sidang yang juga Sekretaris DLHK, Rosmalia Dewi, marah besar. Dengan nada gusar, Rosmalia, miminta manajemen Pindo Deli 3 mematuhi surat DLHK untuk menghentikan aktivitas produksi pabrik tersebut. “Ini jelas pelanggaran yang berlapis,” kata Rosmalia.

Dijelaskan juga, atas sikap bandel PT Pindo Deli 3 itu, DLHK telah meminta bantuan pihak Satuan Polisi Pamong Praja untuk menyegel pabrik tersebut. “Permohonan penindakan itu kami sampaikan ke Satpol PP melalui surat No.180/981/PPL tertanggal 7 Mei 2019,” kata Rosmalia.

Dijelaskan juga pabrik kertas PT Pindo Deli 3 awalnya dibeli Grup Sinar Mas dari PT Eka Kertas Nusantara (EKN). Izin lingkungan EKN telah habis masa berlakuknya sejak beberapa tahun silam, sehingga PT Pindo Deli 3 harus memperbaharui izin tersebut.

Selain itu, jenis kertas yang diproduksi PT Pindo Deli tiga berubah dari kertas putih (white paper) menjadi kertas coklat (brown paper), sehingga perizinannyapun harus diubah pula. “Untuk keperluan tersebut, sidang adendum ini degelar,” katanya. (use/ded)