Bangunan Sekolah Ambruk, Kepsek: Sudah Lama Diajukan tapi Hanya Disurvei

KARAWANG – Atap bangunan ruang kelas SDN Amansari 2 Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, ambruk setelah diguyur hujan deras dan kondisi bangunan yang sudah lama tak diperbaiki.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ambruknya bagunan gedung SDN Amanasari 2 yang terjadi hari Minggu (14/2) sore,  pukul 16.00 Wib.

“Kami sudah mendapatkan laporan terkait dengan ambruknya  dua atap ruang kelas di SDN Amansari 2 ,”  ujar Titin Sumiati, Kepala sekolah SDN Amansari 2 , Senin (15/2).

Menurutnya, atap ruang kelas tersebut ambruk setelah angin disertai hujan deras mengguyur Kecamatan Rengasdengklok.

“Ruangan Bangunan tersebut sudah lama dikosongkan, sudah hampir setahun di kosongkan sebelum Covid 19 dan sebelumnya hanya satu ruangan yang rusak parah,” katanya.

Titin juga menegaskan sudah beberapa kali pihaknya mengajukan perbaikan gedung sekolah SDN Amansari 2 ke Disdikpora  Kabupaten Karawang, bahkan  sudah di Survai juga oleh kepala dinas.

“Gedung sekolah yang ambruk ini di rehab pada tahun 2012  dengan memiliki tujuh ruang kelas dengan jumlah peserta didik 390  siswa (enam rombongan belajar), sehingga bangunannya sudah tua,” jelasnya.

Ambruknya bangunan ruang tersebut berdampak pada rusaknya dinding ruangan perpustakaan yang berada di samping ruang kelas yang ambruk, sehingga ruangan perpustakaan tidak lagi ditempati.

Hal yang sama dengan Badan Koordinator Pendidikan Tingkat Kecamatan Rengasdengklok, Rusta Anzag mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengajukan beberapa kali bahkan akan menjadi skala prioritas.

“Sebetulnya saya sudah malu mengajukan beberapa kali mengusulkan perbaikan banguna gedung tersebut  sampai Sekarang,” katanya.

Bahkan kedatangan dari Kapala Disdikpora ke lokasi sekolah serta melihat kondisi tiga ruangan sekolah yang kuatir ambruk ,sehingga saya meminta kepada kepala sekolah untuk mengosongkan ruangan .

Sehingga sangat mengkawatirkan karena posisi bangunan tersebut  dekat sawah ,ini pasti akan ambruk karena, bangunan gedung sekolah SDN Amansari 2  sudah miring .

Sehingga pihaknya mengintruksikan kepada Kepala sekolah  agar  berhenti sementaranya Kegiatan Belajar Mengajar.

“Karena tidak ada ruangan lagi, akhirnya ruangan tersebut dipakai kembali atau paksakan denga kehati hatian ,sehingga dalam KBM  tidak makan korban jiwa karena KBM melalui Pengajaran Jarak Jauh (PJJ),” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kabupaten Karawang Asep mengaku sudah menerima laporan ambruknya bangunan sekolah SDN Amansari 2. Padahal bangunan sekolah SDN Amansari 2 telah masuk kepada anggaran perbaikannya Rehab  tahun ini.

“Tapi saya juga mau minta laporan dari kepala Bakorwil Pendidikan Kecamatan kira-kira apa harus rehab biasa atau total,” pungkasnya. (use/ded)