Banjir Rob Bawa Oil Spill ke Cemarajaya, Warga Terserang Gatal-gatal

ilustrasi

KARAWANG-Sudah dua hari, tumpahan minyak mentah terbawa banjir rob dan masuk ke rumah-rumah warga di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya. Warga mengeluhkan pusing dan gatal.

“Jam delapan malam rob datang, dan minyak (oil spill) masuk. Ini (dapur) penuh dengan minyak,” kata Serin (65), Sabtu (31/8).

Serin bersama anaknya kemudian membersihkan oil spill yang masuk ke rumah mereka menggunakan alat seadanya, seperti centong dan cangkul. Kemudian, oil spill itu dimasukkan ke dalam karung.

Lantaran banjir rob yang membawa ceceran minyak mentah itu, sudah dua malam ia terpaksa berjaga.”Kami bersihkan dari jam 11 malam sampai pagi, gak tidur. Kalau gak dibersihkan nanti gak bisa buat kue. Sehari-hari saya jualan kue,” katanya.

BACA JUGA:  Imbau Tempat Pijat dan Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan

Serin pun berharap tumpahan minyak cepat berhenti agar ia tak direpotkan. Sebab, selain sulit dibersihkan, ia juga mengaku kerap merasa pusing akibat bau minyak mentah itu. Belum lagi gatal-gatal jika kontak langsung dengan oil spill.