BUMN Fasilitasi 60 UMKM Berdagang di Rest Area KM 50 Tol Japek

KARAWANG-Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Suci Nurwinda meminta pihak swasta dan BUMN untuk ikut memgembangkan ekonomi kerakyatan.

Seperti yang dilakukan oleh BUMN Jasamarga yang mensorong pelaku usaha kecil dan tenaga kerja di Rest Area KM 50 Tol Jakarta Cikampek (Japek) yang dikelola oleh Koperasi Karyawan JMB VIII Japek.

“Kami bangga dengan BUMN Jasamarga Japek melalui Koperasi Karyawannya. Alhamdulillah real dan kongkrit berperan dalam menumbuhkembangkan pelaku usaha kecil warga Karawang. Kami sangat apresiasi itu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sekira 60 orang warga Karawang yang terlibat pada mata rantai perekonomian perdagangan di Rest Area ini.

Satu diantaranya bernama Wira warga Desa Pinayungan Telukjambe Timur yang semula bekerja sebagai tukang sapu, tapi saat ini menjadi pelaku usaha kecil dan sempat melaksanakan umroh.

“Keberadaan Koperasi sebagai soko guru perekonomian adalah amanat konsiltitusi. Kebijakan BUMN Jasamarga patut dan selayaknya dicontoh. Koperasi Karyawannya menjadi koordinat gerakan perekonomian rakyat, bukan sebatas subordinat. Ini adalah cara permanen BUMN Jasamarga Japek dalam kepeduliannya bagi warga Karawang. Karena itu kami ucapkan terima kasih. Kami apresiasi itu,” ungkap Suci.

Karena itulah, tutur legislator Partai Demokrat yang sudah dua periode duduk di parlemen ini, semua leading sector bahkan semua pihak di Karawang, baik itu pemerintahan maupun berbagai elemen masyarakat, tentu sangat mendukung.

“Ini langkah mulia dan ini akan menjadi inspirasi penting bagi kami untuk program daerah Karawang melalui dinas teknis terkait,” tuturnya.

Terlebih, lanjut Suci, KM 50 adalah pintu awal Karawang pada jalur 1 Tol Japek. Rasanya strategis dapat menjadi media pemasaran produk khas Karawang yang menjadi ciri kearifan lokal.

“Sangat banyak produk khas karawang yang sudah dibidani oleh dinas-dinas teknis untuk memiliki media pemasaran go publik. Ada chemistry antara Karawang dengan BUMN Jasamarga yang punya perlintasan di Karawang, didalam mendorong pengembangan usaha kecil dan produk khas warga Karawang,” pungkas Suci. (use/vry)