DPRD Merasa Dilangkahi Tim Covid-19

Anggota DPRD Karawang Indriyani

KARAWANG-Banyaknya kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dinilai tidak terkomunikasikan secara baik kepada pihak legislatif.

Untuk itu, Anggota DPRD Karawang Indriyani, meminta Ketua DPRD Karawang segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di lingkungan DPRD Karawang.
Indri mengaku sangat menyayangkan beberapa kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang diambil banyak tidak terkomunikasi secara komprehensif kepada pihak legislatif.

Dirinya ingin hal-hal yang menyangkut permasalahan masyarakat secara besar bisa dilakukan pembahasan dulu dengan pihak Legislatif,baik itu anggaran,maupun hal-hal teknis menyangkut teknis penanganan pasien maupun menyangkut ekses sosial kemasyarakatan.

Secara formal, memang hanya ketua DPRD yang masuk dalam Struktur Gugus Tugas Kabupaten, sehingga ini yang kami anggap tidak bisa mewakili semua teman-teman anggota DPRD.

“Oleh karena itu saya menyarankan agar Ketua DPRD segera membentuk Satgas Penanganan Covid 19 dilingkungan DPRD Karawang, yang komposisinya mewakili fraksi-fraksi yang ada di DPRD, Fraksi mengutus dua orang anggotanya dari unsur badan anggaran dan non badan anggaran,” kata Indri.

Komposisi tersebut diharapkan mampu melakukan percepatan terkait refocusing anggaran, sehingga monitoring dan evaluasi anggaran bisa dilakukan secara efektif,selain itu permasalahan teknis dilapangan terutama yang menyangkut masalah kerawanan pangan,bansos dan kerawanan sosial lainnya DPRD bisa melakukan masukan dan kajian terhadap masalah tersebut, DPRD bisa terlibat secara langsung.

Jangan sampai kejadian penutupan atau penyekatan beberapa akses jalan yang menjadi perdebatan masyarakat, DPRD tidak hapal pembahasan dan pelaksanaanya.

“Saya harap Ketua DPRD segera melakukan kajian ini, apalagi di Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nanti, pasti permasalahan sosial akan lebih banyak timbul,” tuturnya.
Indri juga meminta Ketua Gugus Tugas melibatkan semua struktur yang namanya tercantum dalam SK, jangan hanya nebeng nama aja.

“Saya denger mereka belum pernah sama sekali dilibatkan dalam proses pembahasan terkait penanganan covid ini. Saya minta akselerasi penanganan covid 19 ini melibatkan stake holder terkait, sehingga hasilnya akan bisa lebih maksimal,” ujarnya.(aef/ded)