Hadirkan Suasana Industri dalam Pembelajaran, SMK Suryacipta Karawang Solusi Cepat Bekerja

SMK Suryacipta Karawang
PELAYANAN PENDIDIKAN: SMK Suryacipta Karawang menerapkan sistem pendidikan Production Based Education and Training (PBET) atau yang lebih dikenal dengan pendidikan berbasis produksi dan menerapkan TeFa. DEDDY SATRIA/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Ada beragam alasan seorang siswa perlu masuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Salah satunya siswa bisa memilih program studi sesuai minatnya. Solusinya bersekolah di SMK Suryacipta Karawang!

Bidang keahlian SMK sangat beragam, biasanya menyesuaikan dengan kebutuhan industri dan ketersediaan lapangan kerja di kota di mana SMK tersebut berada. Alasan lain, dengan masuk SMK siswa tidak hanya mendapatkan materi praktek dan teori, tetapi juga pembekalan kewirausahaan.

Harapannya, setelah lulus nanti, ia juga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan membuka usaha sesuai bidang keahliannya. Atau setelah lulus SMK ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau politeknik.

Baca Juga: Langka, SMKN 1 Cipeundeuy Subang Produksi Masker

Kepala SMK Suryacipta Karawang, Wahyu Cahyo Purnomo menjelaskan, SMK ini didirikan oleh Yayasan Suryacipta bekerjasama dengan Yayasan Karya ATMI Cikarang. Dengan legalitas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat No.421.9/Kep.05/I/SMK-DPMPTSP/VII/2020 Tentang izin prinsip pendirian SMK Suryacipta Karawang.

Mempunyai keterampilan gerak, cerdas, dan sikap profesional

“Pendidikan SMK Suryacipta Karawang mengarahkan pada keterampilan motorik (otot), keterampilan pikir (otak) atau cerdas, dan keterampilan hati (attitude) yang diajarkan selama siswa studi di sekolah. Jadi mempunyai keterampilan gerak, cerdas, dan sikap profesional (teliti, disiplin, dan bertanggung jawab),” jelasnya.

SMK Suryacipta Karawang yang berlokasi di dalam Kawasan Industri Suryacipta Ciampel Karawang menerapkan Teaching Factory (TeFa). Di mana akan mengintegrasikan nilai-nilai dan suasana industri dalam proses belajar-mengajar berbasis industri, seperti kejujuran, kedisiplinan, efisiensi, kualitas, dan inovasi yang memberikan dasar yang kuat bagi peserta didik untuk menjadi enterpreneur dan intrapreneur.

Dia menjelaskan, dalam rangka mendukung proses pembentukan karakter bagi siswanya, SMK Suryacipta Karawang membuat asrama (dormitory) yang mewajibkan siswanya untuk tinggal di asrama agar siswa dapat dididik sejak dini untuk membentuk karakter mentalitas kerjanya. Dalam proses pendidikannya,  mendidik siswa untuk mempunyai karakter yang tangguh dan profesional dan mempunyai kemampuan dalam link and match yang kuat dengan dunia industri.

SMK mengedepankan pembentukan karakter bagi siswanya, SMK Suryacipta Karawang mengadopsi nilai-nilai (values), yakni quality, efficiency, dan creativity.

“Nilai-nilai tersebut yang akan diperjuangkan dan diwujudkan dalam setiap tahapan pendidikan, dari input, proses, sampai output, bahkan sampai outcome,” jelasnya.

Sekolah kami menerapkan sistem pendidikan Production Based Education and Training (PBET) atau yang lebih dikenal dengan pendidikan berbasis produksi dan menerapkan TeFa. Pendidikan yang berbasis pada produksi memberi nilai karena produksi yang terjadi tidak hanya mendukung pengetahuan bagi siswa, tetapi menjadi dukungan finansial untuk biaya pendidikan.

Kompetensi keahlian yang dibuka adalah Teknik Mekanik Industri dan Teknik Elektronika Industri. Saat ini SMK kami sudah melakukan MoU dengan beberapa perusahaan industri di Kawasan Industri Suryacipta.(ddy/ysp)