Harga Gabah Semakin Anjlok

CUACA: Sejumlah areal pesawahan diterjang cuaca buruk yang mengakibatkan padi rebah. USEP SAEPULOH

KARAWANG-Akibat rebah diterjang cuaca buruk, harga gabah disejumlah daerah di Kabupaten Karawang anjlok. Tak tanggung-tanggung, harga gabah kini berada di bawah Harga Pokok Pemerintah (HPP), yaitu dikisaran Rp 3.500/kilogramnya.

Ironisnya, hingga masa pertengahan masa panen ini, program serapan gabah petani (sergap) yang diinisiasi oleh Bulog, belum juga nampak dilapangan.

Ketua Kelompok Tani Srijaya, Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang Wadas, mengatakan, harga yang anjlok drastis dikeluhkan para petani. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang merugi.

“Sudah harganya anjlok, padinya rebah, sekarang pembayarannya dihutang pula. Para petani banyak yang merugi,” ujarnya, kemarin.

Sementara, Kepala Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang, Ocih, menjelaskan, harga padi yang rebah, hanya laku dikisaran Rp. 3.000/kilogramnya. Sementara, padi yang normal, berada dikisaran Rp. 4.000/kilogramnya.

BACA JUGA:  Petani Gembira Irigasi Bakal Diperbaiki, 184 Ha Sawah Tidak Akan Kekeringan Lagi

“Tapi kalau dihutang, bayarnya Rp. 3.600/kilogram ditengkulak. Pokonya, anjlok sangat derastis,” keluhnya.