Kandidat Calon Sekda Saling “Serang”

Kian Memanas Menuju Tiga Besar

KARAWANG-Bursa pemilihan Sekda Karawang mulai memenas mendekati tahapan tiga besar dari delapan calon sekda. Sejumlah calon mulai merasakan adanya intervensi pihak luar yang mencoba mempengaruhi kredibiltas calon. Calon yang diisukan bakal lolos masuk ketiga besar mulai mendapat ‘serangan’ dari pihak luar yang mempertanyakan kemampuan individu menduduki jabatan Sekda.

Seperti yang dialami Acep Jamhuri, calon Sekda yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mengaku, dalam sepekan ini mendapat serangan dari pihak luar untuk menjatuhkan dirinya sebagai calon Sekda. Tak hanya itu Acep mengaku ada pihak yang ingin mencoba mengadu domba dirinya, dengan instansi lain terkait dengan masalah hukum yang pernah menerpa dirinya.

“Saya tidak tahu apa motif mereka mengusik saya karena perasaan saya tidak pernah mengganggu mereka. Kalau ini terkait dengan jabatan Sekda, saya kira tidak etis, karena jabatan Sekda itu tidak perlu diperebutkan biarkan saja mengalir. Siapapun yang pantas menjadi Sekda harus kita dukung tidak perlu saling sikut,” katanya.

Acep mengaku yang membuat dirinya kesal, karena ada pihak yang mencoba mengadu domba dirinya, dengan aparat penegak hukum terkait permasalahan hukum yang pernah menerpanya. Dia menyebut dirinya pernah menjalani pemeriksaan kejaksaan terkait permasalahan hukum. Hanya saja prosesnya sudah selesai dan tahapan pemeriksaan penyidik kejaksaan sudah dilaluinya. “Urusannya kan sudah selesai, saya cuma diminta keterangan saja jadi tidak perlu diperbesar lagi. Sepertinya ada yang mencoba mempersoalkan masalah ini, padahal sudah tidak ada apa-apa,” katanya.

Seperti diketahui Pemkab Karawang saat ini sedang melakukan penjaringan calon Sekda. Ada 8 orang calon Sekda yang ikut bertarung dan sedang mengikuti tahapan seleksi. Seleksi saat ini sudah masuk kepada pembuatan makalah dan pemaparan. Usai tahapan pemaparan ini akan dipilih 3 orang mengkuti seleksi selanjutnya.(aef/vry)