Lebih Pilih Handphone, Minat Baca Generasi Milenial Menurun

MASA PENGENALAN: Anggota DPRD terpilih Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati dalam acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) Universitas Singperbangsa Karawang, Selasa (27/8). USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Anggota DPRD terpilih Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati mengklaim jika minat baca buku generasi milenial yang hidup di era post moderen ini, terindikasi sudah mulai menurun. Mereka lebih suka membaca melalui smartphone, tanpa mau menambah pengetahuan sejarah dari buku, sehingga banyak generasi milenial yang termakan info hoax.

“Genarasi saat ini selalu ingin serba cepat. Sekali sentuh, langsung apa yang diinginkan bisa terwujud. Hal itu dipermudah oleh adanya aplikasi di smartphone,” ujar Rahmat dalam acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) Universitas Singperbangsa Karawang, Selasa (27/8)

Padahal, lanjut dia, generasi milenial adalah manusia yang bisa berfikir out of the box, kaya dengan gagasan dan mampu mengkomunikasikannya dengan baik. Generasi millenial juga termasuk generasi kreatif.

BACA JUGA:  Memupuk Asa Melanjutkan Pendidikan Tinggi Di Era Disrupsi

“Salah satu bukti adalah tumbuhannya industri kreatif di sekitar kita,” kata pria yang akrab disapa Toleng itu.

Menurutnya, mahasiswa sebagai aset bangsa dan agen pembaharu (iron stock), harus benar-benar mempersiapkan diri, secara intelektual, maupun sepiritual dengan cara belajar sungguh-sungguh. “Mereka harus kembali rajin baca buku sebagai referensi terpercaya, bukan melulu menyerap informasi melalui smartphone,” katanya.