Mari Semua Ramai-Ramai Antisipasi Covid-19 dan Kenali Gejalanya

Jangan Panik! Bedakan ODP, PDP, Suspect dan Confirm

KARAWANG-Persebaran covid-19 kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data pikobar.jabarprov.go.id, hingga Senin 16 Maret 2020 pukul 17.00 di Jawa Barat tercatat ada 881 ODP, 89 PDP, dan 11 orang positif terjangkit covid-19. Lalu, sebenarnya apa arti dari istilah-istilah tadi?

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr. Yayuk Sri Rahayu, MKM menjelaskan, terdapat beberapa tingkatan hingga seseorang dinyatakan positif covid-19. Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit, yang berikutnya akan dipantau selama 14 hari, kendati tidak menunjukan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

“Kalau ternyata selama 14 hari orang ini tidak menunjukan gejala, maka akan diberikan surat keterangan bebas covid-19 dari Puskesmas. ODP, menunjukan gejala-gejala covid-19 seperti batuk, pilek, demam, namun tidak disertai sesak napas,” jelas dr. Yayuk kepada Pasundan Ekspres (17/3).

Sementara itu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang biasanya sudah dirawat di rumah sakit, karena mengidap gejala terjangkit covid-19 seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. “PDP sudah dirawat ya. Dia sudah demam, batuk, pilek, dan sesak napas. PDP ini juga harus dipantau selama 14 hari, karena masa inkubasi virus ini selama 14 hari,” sambungnya.

Selanjutnya, suspect adalah orang yang sudah menunjukan gejala terjangkit covid-19 dan tercatat memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit atau berinteraksi dengan orang terjangkit. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

“Suspect ini gejalanya sudah menunjukan ke arah sana, dan punya riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit atau orang terjangkit,” ucapnya.

Sedangkan confirm, adalah orang yang dinyatakan positif covid-19.
Dr. Yayuk mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan serta kebersihan, juga melaporkan ke pihak terkait jika mengalami gejala yang menunjukan indikasi terjangkit covid-19. “Kalau ada muncul gejala langsung laporkan saja, jangan takut”, bebernya.

“Kalau akhirnya positif ya akan dilakukan isolasi, kalau ternyata gejalanya hanya sakit biasa alias diakibatkan bakteri ya kita berikan obatnya berupa antibiotik pastinya,” tutupnya.Menurutnya, virus memiliki rentan waktu tertentu untuk hidup, atau self limited disease. “Virus itu akan sembuh sendiri, namanya self limited disease,” ucapnya.

Hal tersebut harus didukung dengan daya tahan tubuh yang kuat, upaya yang dapat dilakukan diantaranya dengan pola hidup yang sehat dan bersih. Seperti pola makan teratur dan bergizi seimbang, cuci tangan pakai sabun, istirahat yang cukup, olahraga, kelola stres, dan hindari rokok.

“Nah kesembuhan juga ada syaratnya, yaitu daya tahan tubuh kita harus kuat. Makanya kita harus terapkan pola hidup sehat dan bersih (PHBS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), istirahat, gizi seimbang, etika batuk juga diperhatikan. Kalau itu semua dikerjakan, maka tubuh akan punya daya untuk melawan virus tersebut,” sambungnya.

Berkenaan dengan belum ditemukannya obat dan vaksin pencegah Covid-19, beberapa tindakan yang dilakukan tenaga medis terhadap pasien positif Covid-19. Antara lain, pelaksanaan isolasi, lalu diberikan pengobatan untuk menangani gejala yang dialami pasien.

“Yang dilakukan pastinya pasien akan diisolasi, kemudian dilakukan pengobatan gejala yang dialami. Jika sesak maka kita kasih obat untuk sesak, jika demam kita kasih obat untuk demam, dan lainnya,” jelasnya.

“Jadi yang diobati gejalanya saja. Kalau virusnya belum ada obatnya. Selanjutnya dengan sterilisasi dan pengobatan tersebut, maka pasien akan sembuh yang juga didukung menguatnya daya tahan tubuh,” tutupnya.(aji/vry)

Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Orang yang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit, yang berikutnya akan dipantau selama 14 hari, kendati tidak menunjukan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
Orang yang biasanya sudah dirawat di rumah sakit, karena mengidap gejala terjangkit covid-19 seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

Suspect
Orang yang sudah menunjukan gejala terjangkit covid-19 dan tercatat memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terjangkit atau berinteraksi dengan orang terjangkit. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

Confirm
Orang yang dinyatakan positif covid-19.