Naik, Investasi di Karawang Capai Rp6,135 Triliun

Investasi di Karawang

KARAWANG-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, mencatat realisasi investasi pada bulan Juli sampai September 2021 mencapai Rp 6,135 triliun dari PMA dan PMDN.

Kasi Informasi Data dan Pengembangan Sistem, Bidang Wasdal DPMPTSP Karawang, Oktaf Hariaji mengatakan, berdasarkan laporan realisasi yang wajib LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) tingakat Jawa Barat, khusus untuk Karawang pada priode Juli sampai September 2021 realisasi investasi mencapai Rp6,135 triliun, dimana investasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp5,280 triliun dan PMDN mencapai Rp 855,097 miliar.

“Ada kenaikan investasi jika dibanding pada priode yang sama pada tahun sebelumnya,” ujar Oktaf.

BACA JUGA: 10 Makanan Tradisional Khas Indonesia dan Daerah Asalnya

Dikatakan, saat ini Kabupaten Karawang masih menempati posisi kedua di Jawa Barat untuk investasi PMA. Namun, untuk PMDN Karawang menempati posisi ke tujuh di Jawa Barat. “Untuk realisasi tenaga kerja pada priode Juli-September mencapai 1.190 orang,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan perijinan untuk memudahkan pelaku usaha dalam memproses perijinan. Terlebih saat ini pelayanan perijinan sudah menggunakan satu siatem yaitu online singel submission (OSS) berbasis resiko yang dikeluarkan oleh Kementrian Investasi/BKPM. “Pelayanan perijinan lebih cepat dengan OSS berbasis resiko,” jelasnya.

Ia menambahkan, negara paling banyak melakulan investasi saat ini adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Belanda. “Ke depan kita juga bakal mendorong pelaku usaha lokal untuk meningkatkan investasi,” katanya.

Sebab, lanjutnya, masih banyak pelaku usaha lokal yang belum melakukan LKPM sehingga realisasi PMDN juga bisa meningkat.(use/vry)

Investasi di Karawang

Realisasi Investasi Juli – September 2021

Capai Rp 6,135 T

Penanaman Modal Asing (PMA)

BACA JUGA:  Intibios Lab Bantu Atasi Keterbatasan Pemeriksaan Tes PCR