Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Pollux Dinilai Salahi Tata Ruang

SIDANG: Rapat sidang Andal Pollux Technopolis Karawang yang digelar oleh DLHK Karawang, di Hotel Swissbel In Karawang, Senin (14/1). USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Kajian Analisa Dampak Lingkungan Hidup (Andal) kegiatan pembangunan kawasan industri terpadu Pollux Technopolis Karawang, dinilai melanggar Perda nomor2 tahun 2013 tentang rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang.

Pasalnya, rencana kegiatan yang diajukan oleh PT Litto Makmur Jaya Permai tersebut bertentangan dengan RTRW karena membangun apartemen, hotel, dan ruko yang tidak ada hubungannya dengan kawasan industri.

“Kami mendukung adanya pembangunan dan investasi di Karawang, hanya semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku di kabupaten Karawang,” ujar Sekretaris Angkatan Muda Indonesia Bersatu (AMIB) Karawang, Komarudin dalam rapat siding Andal Pollux Technopolis Karawang yang digelar oleh DLHK Karawang, di Hotel Swissbel In Karawang, Senin (14/1).

BACA JUGA:  Camat Sukasari: Pembangunan Kantor Kecamatan Ditargetkan Rampung 2020

Dikatakan, dalam Perda RTRW di kawasan industri ada sejumlah pembangunan yang dilarang antara lain perumahan non karyawan, pendidikan non karyawan, pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, kegiatan pertokoan secara umum yang tidak terkait dengan penunjang industry, dan kegiatan lainnya di luar yang diizinkan dengan syarat yang tidak melalui mekanisme pengalihan HGU.