Pendaftar PPDB Online Diperkirakan Naik

PPDB
Kepala SMPN 1 Kotabaru Ade Sutisna.

KARAWANG-Kendati wabah Covid-19 belum berakhir. Penerimaan peserta siswa didik baru pemerintah Dinas Pendidikan Pemuda Olaharga (Disdikpora) Kabupaten Karawang masih menerapkan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online.

Kepala SMPN 1 Kotabaru Ade Sutisna mengatakan, untuk pendaftaran peserta tingkat SMP di Kabupaten Karawang masih memberlakukan penerimaan secara Online. Sebab, PPDB online dinilai tidak akan ada kecurangan yang bermain di setiap sekolah.

“Masih menggunakan PPDB Online, apalagi saat korona begini karena itu lebih efisien dan mudah untuk diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun ini, Ade menuturkan, diperkirakan ada penambahan pendaftaran atau antusias siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pasalnya, untuk bisa bekerja didunia industri itu minimal ijasah SMA sederajat.

Maka tak heran jika pelaksaan PPDB tahun ini akan lebih meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Untuk tahun kemarin saja itu sekitar 25.000 peserta didik baru di Karawang dan kemungkinan untuk tahun ini akan bertambah,” katanya.

Baca Juga: PPDB di Kabupaten Subang Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Ia mengaku, pelaksanaan PPDB akan dibuka sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, tepatnya pada tanggal 29 Juni sampai 7 Juli mendatang, dengan masih menggunakan sistem yang sama pada tahun sebelumnya.

ari satu kelas hanya menerima 40 siswa jika dibandingkan dengan jumlah sekolah yang ada maka akan lebih banyak. “Ada jalur zonasi, afirmasi dan prestasi serta mutasi,” terangnya.

Ia berharap, kepada orang tua siswa jangan pernah memaksankan anaknya untuk melanjutkan ke sekolah negeri saja. Saat ini, baik swasta maupun negeri itu sama saja karena bersubsisdi dari pemerintah.

“Jadi bagi saya sama saja untuk persaingan keunggulan atau fasilitas sediri itu tergantung sekolah masing-masing sejauhmana mereka menjual produk sekolah mereka sendiri sehingga peserta calon siswa bisa berminat,” pungkasnya.(use/vry)

BACA JUGA:  DLHK: Retribusi Sampah Naik