Perda DTA Akan Direvisi Dewan, Dianggap Sudah Tak Relevan

HEARING: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Endang melakukan rapat dengar pendapat tentang rencana revisi Perda DTA dengan sejumlah OPD, Kemenag dan ormas Islam, Senin (8/7). USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, berencana merevisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2011 tentang Diniyah Takmiliah Awaliyah (DTA). Pasalnya, perda itu dinilai sudah tidak relevan lagi dengan peraturan diatasnya.

“Kami tadi melakukan rapat dengan Disdikpora, Bagian Hukum Pemda, Kemenag, FKDT dan ormas islam. Dalam rapat itu disimpulkan untuk merevisi Perda DTA karena sudah tidak relavan lagi dengan permendikbud dan UU pendidikan yang baru,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Endang usai melakukan rapat dengar pendapat, Senin (8/7)

Dikatakanya, dalam rapat hearing itu, banyak permasalahan yang disampaikan salah satunya adalah evaluasi PPDB yang sudah dilaksanakan, dimana dari informasi Kemenag ada 67 persen siswa lulusan DTA diterima ke sekolah menengah pertama (SMP) dan MTs. Sementara 30 persennya menjadi pekerjaan rumah bersama agar kedepan semua lulusan DTA bisa diterima oleh SMP.