Ponpes Al Baghdadi Liburkan Pengajian Sabtu Minggu

Ponpes Al Baghdadi

KARAWANG-Pengurus Pondok Pesantren Al Baghdadi yang berlokasi di Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, mulai minggu ini meliburkan pengajian rutin yang digelar setiap Sabtu Malam Minggu.

Putra Romo Junaedi Al Baghdadi, Gus Iqbal Al Bahgdadi mengatakan, saat ini Kabupaten Karawang sedang menerapkan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sebagai wujud sinergitas antara Ponpes Al Baghdadi dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang, maka pihaknya meliburkan sementara pengajian rutin Al Baghdadi.

“Ini adalah bentuk itikad baik kami dengan mengikuti peraturan yang ada. Maka kami memutuskan meliburkan pengajian sampai PPKM selesai,” kata Gus Iqbal menyampaikan. “Jika ditanya libur sampai kapan, ya, sampai PPKM selesai, ya kita mengikuti saja bagaimana aturannya,” tandasnya lagi.

Gus Iqbal mengatakan, sebagai gantinya, pengajian dan Dzikir akan ditayangkan secara live (Langsung, Red) melalui kanal You Tube Al Baghdadi TV. “Pengajian dan dzikir di pondok akan diganti dengan pengajian yang disiarkan secara langsung live melalui kanal You Tube kami yakni, Al Baghdadi TV,” jelasnya.

Mengenai sosialisasi kepada para jamaah Al Baghdadi, Gus Iqbal menuturkan, saat ini surat himbauan tersebut masih dalam proses penandatanganan. “Ya masih dalam proses penandatanganan oleh Romo. Insya Allah, besok kita akan sosialisasikan kepada para jamaah, jika pengajian akan diliburkan. Paling lambat hari Rabu. Kita juga akan tembuskan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, dan Muspika setempat,” tandas Gus Iqbal.

Gus Iqbal juga meluruskan, jika sebenarnya jamaah yang hadir sudah sesuai dengan kapasitas lapangan dzikir Al Baghdadi yang luasnya mencapai 3,5 Ha. “Menurut saya kemarin membludak, karena saya melihatnya dari bawah. Tapi jika dilihat dari atas panggung, para jamaah duduk dengan rapih dan tertib sesuai protokol kesehatan, bahkan jarak yang kami buat karpet per karpetnya sampai 1,5 meter,” ralatnya.

Iqbal menuturkan, kegiatan dzikir yang digelar bukan semata-mata melakukan hal yang tidak berguna. Namun untuk mendoakan bangsa dan negara ini dari musibah Pandemi Covid-19 ini. “Kita selalu menerapkan prokes. Selalu mengarahkan kepada para jamaah, untuk menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan petugas kami selalu berkeliling memberikan imbauan,” ujar Iqbal lagi.

Al baghdadi tidak hanya menerapkan 3M saja, namun juga 3 M lainnya yaitu memperbanyak dzikir, memperbanyak doa, dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan. “Situasi saat ini begitu sulit, sehingga kita harus selalu berdoa agar Pandemi ini segera berakhir. Ikhtiar sudah dilakukan pemerintah, kita membantu dengan cara berdoa,” terang Iqbal. “Kita juga sebagai penyeimbang pemerintah, dari segi spritual antara ikhtiar dan doa, lahir dan batin. Ikhtiarnya dari pemerintah, doanya dari kami Al Baghdadi,” tandasnya.(ddy/vry)