Rebutan Limbah Indutri Kerap Jadi Pemicu Bentrok LSM di Karawang

Pemicu Bentrok LSM di Karawang
AEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES PENGAMANAN: Pengaman gabungan Polri dan TNI saat aksi massa LSM beberapa pekan lalu.

KARAWANG-Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang, Sujana Ruswana mengakui limbah ekonomis industri menjadi pemicu bentrok organisasi masyarakat (ormas) Karawang.

“Ternyata memang itu itu saja yang terjadi, makanya kita memetakan rencana aksi di Karawang itu ada empat, pertama terkait dengan permasalahan tempat ibadah, itu selalu terjadi,” kata Sujana kepada wartawan, Rabu (1/12).

Kemudian terkait dengan sengketa lahan. Menurutnya, Karawang itu kota industri, perlu lahan yang luas, itu pasti menimbulkan permasalahan. Sekarang saja terkait adanya kereta cepat di situ kan ada permasalahan kan terkait sengketa tanah. Itu bukti dan fakta ya, Karawang itu selalu terjadi. Kemudian yang kedua, terkait rebutan limbah ekonomi yang selalu terjadi,” katanya.

Selain itu, Sujana juga mengakui limbah ekonomi industri banyak membuat orang-orang menjadi kaya. “Nilainya itu bisa miliaran bahkan lebih setiap bulannya,” katanya.

Ia juga tak segan menyebut, jika ketua-ketua anggota ormas di Karawang itu menjadi miliarder. “Ketua-ketua itu memang kaya,” katanya.